Dirut BRI: Pemimpin Transformatif, Kunci Survive di Era Digital

Direktur Utama BRI, Sunarso
Sumber :
  • Humas BRI

Dalam transformasi digitalnya, BRI mengembangkan aplikasi BRISPOT untuk memudahkan bisnis proses dan mempercepat proses kredit mikro. Berkat aplikasi ini, BRI mencatat peningkatan produktivitas booking kredit mikro, dari rerata Rp 2,5 triliun per bulan (sebelum pakai BRISPOT) naik menjadi minimal Rp 4 triliun per bulan.

img_title Sport Tourism Indonesia Menuju Panggung Dunia, BRI Dukung MotoGP Mandalika 2026

Proses kredit mikro BRI pun sudah menjadi lebih cepat, dari semula 2 minggu, menjadi 2 hari saja dan ternyata overshoot, sekarang sudah bisa 2 jam prosesnya. Di samping itu, BRI melakukan perubahan kultur di sisi sumber daya manusia. Bagaimana pun kultur digital dari SDM yang mampu membuat transformasi digital menjadi lebih berkelanjutan dan optimal dalam meningkatkan kinerja perusahaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kendati demikian, Sunarso mengklaim transformasi digital yang dilakukan BRI tak serta membuat BRI menjadi digital banking. Perseroan lebih memilih menjadi hybrid bank yang lebih seimbang dalam mengikuti adopsi digital masyarakat. 

img_title Ketika Bank Berpindah ke Genggaman, Pengalaman Jadi Kunci

"Kami ini bank rakyat. Rakyat belum semuanya digital. Tapi kami juga tidak lamban dalam bertansformasi," tutupnya.

Ilustrasi saham asia naik pada perdagan hari ini

2 Emiten Saham Ini Jadi Incaran saat Bursa Bergejolak, Net Buy Tembus Rp1,88 Triliun

Saham BBCA dan BBRI ternyata langsung diserok saat ARB dengan net buy gabungan Rp1,88 triliun. Simak aksi asing, valuasi bank, dan rekomendasi analis.

img_title
VIVA.co.id
19 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut