Right Issue Pengembangan UMi, Sumber Pertumbuhan di Tengah Pandemi

BRI
Sumber :

VIVA – Pasca Holding Ultra Mikro (UMi) resmi terbentuk pada Senin (13/09) yang lalu, BRI telah menyiapkan berbagai strategi untuk mengakselerasi ekosistem UMi di Indonesia. Terdapat tiga strategi utama perseroan yang telah diimplementasikan sejak Semester I 2021.

img_title 2 Emiten Saham Ini Jadi Incaran saat Bursa Bergejolak, Net Buy Tembus Rp1,88 Triliun

Dalam membentuk Ekosistem Ultra Mikro tersebut, BRI melakukan aksi korporasi rights issue, seperti prospektus yang diterbitkan BRI pada 31/08, BRI menawarkan sebanyak-banyaknya 28,213 miliar Saham Baru Seri B dengan harga pelaksanaan rights issue BBRI yakni sebesar Rp 3.400 per lembar saham.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto mengungkapkan bahwa pada tahun pertama, ketiga entitas akan membangun pondasi yang kuat (fase set up the foundation) melalui rencana pasca integrasi yang akan dilakukan dengan menerapkan beberapa inisiatif diantaranya co-location. Pada tahun ke 2 BRI, Pegadaian dan PNM akan memasuki fase penguatan (strengthen) untuk memastikan terwujudnya sinergi. Beberapa inisiatif yang direncanakan antara lain mengembangkan digital channel untuk memudahkan nasabah UMi dalam mengakses produk UMi holding.

img_title Sport Tourism Indonesia Menuju Panggung Dunia, BRI Dukung MotoGP Mandalika 2026

Pada fase ke 3 perseroan akan melakukan peningkatan kapabilitas, demi mencapai tujuan BRI untuk berkontribusi pada aspirasi inklusi keuangan Indonesia. Beberapa inisiatif yang akan dilakukan diantaranya meluncurkan program pemberdayaan dalam skala penuh, untuk meningkatkan literasi keuangan pertumbuhan bisnis dan penetrasi digital bagi nasabah BRI, Pegadaian, dan PNM.

Segmen ultra mikro masih memiliki potensi pertumbuhan yang besar. Menurut Kementerian Koperasi dan UKM, pada tahun 2019, dari 65 juta usaha mikro di Indonesia, 46 juta diantaranya membutuhkan pendanaan. Hanya sekitar 20 juta usaha ultra-mikro yang telah memperoleh akses pendanaan dari sumber formal seperti bank, BPR, perusahaan gadai, koperasi maupun lembaga keuangan lainnya.

img_title Dorong Pembiayaan Inklusif, Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

“Sekitar 12 juta usaha ultra-mikro lainnya mendapatkan akses pendanaan dari sumber informal seperti keluarga, kerabat dan lembaga informal lainnya. Masih terdapat sekitar 14 juta usaha ultra-mikro yang belum memiliki akses pendanaan sama sekali, baik dari sumber formal maupun informal. Inilah yang akan menjadi target pertumbuhan bisnis ultra mikro ke depan,” ujar Catur.

Dari sisi bisnis, Ekosistem UMi akan memungkinkan ketiga entitas memperkuat proses akuisisi dan penjaminan, dengan memanfaatkan kemampuan integrasi database yang dapat mengintegrasikan lebih dari 20 juta data nasabah pinjaman serta didukung oleh kemampuan digital dan analitik.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut