Program KB, Upaya Menekan Angka Pernikahan Dini di Masa Pandemi

Pernikahan dini/anak.
Sumber :
  • Pixabay

Sebelum membangun keluarga, menurutnya, diperlukan banyak persiapan seperti pemeriksaan kesehatan, konseling pernikahan, persiapan keuangan, juga menyelaraskan rancana dengan pasangan.

img_title Kesha Ratuliu Disorot Netizen karena Steril di Usia Muda, Ini Tanggapan Bijaknya

Perencana Keuangan (Financial Planner) Rista Zwestika menggarisbawahi perlunya penyelarasan rencana dan keterbukaan tentang keuangan sebelum pasangan memasuki jenjang pernikahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sekarang topik perencanaan keuangan dengan pasangan bukan lagi hal tabu,” tegasnya.

img_title Terpopuler: 5 Manfaat Hypnotherapy untuk Ibu Menyusui hingga Soal Vasektomi, Dokter Boyke: Pria Juga Harus Ikut Andil KB

Waktu yang sama, Rista juga memberikan nasihat terkait pengaturan keuangan keluarga ketika pencari nafkah kehilangan pekerjaan sebagai dampak pandemi.

“Cek dulu berapa persen pendapatan yang hilang, aset apa saja yang ada, dan pisahkan prioritas pengeluaran menjadi wajib, butuh, dan ingin. Kita lihat peluang pekerjaan atau tambahan penghasilan apa yang bisa dilakukan, aset apa yang bisa dicairkan, serta pengeluaran yang dapat dikurangi. Intinya, harus bangkit sebagai satu tim,” tutupnya.

img_title Video Lawas Dedi Mulyadi dengan Bapak 11 Anak yang Tolak Bantuan Usaha Lantaran Disuruh KB Kembali Viral

Adanya perencanaan yang matang, kesiapan psikologis, serta edukasi yang sesuai, diharapkan akan menekan kemungkinan terjadinya kehamilan yang tidak direncanakan serta mengurangi risiko pernikahan dan perceraian usia dini.

Sejumlah pria antre di Puskesmas Ciasem Subang untuk KB Vasektomi

Demi Bansos dan Uang Saku dari KDM, Ratusan Pria di Subang Antre KB Vasektomi

Animo warga tinggi untuk mengikuti program Keluarga Berencana (KB) dengan metode vasektomi. Mereka mengikuti imbauan KDM agar bisa terima bansos

img_title
VIVA.co.id
2 Juni 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut