Membeli Cryptocurrency untuk Pemula, Ini Tipsnya

Ilustrasi aset kripto atau cryptocurrency assets.
Sumber :
  • Pixabay

Banyak cryptocurrency yang dibangun oleh perusahaan pengembang yang masih terus berbenah dalam hal teknologi. Hal ini sebenarnya wajar sebab bahkan Bitcoin selaku cryptocurrency pertama di dunia hingga kini juga masih terus memperbaiki teknologi yang membangunnya.

img_title BEI Berlakukan ARB 7 Persen Mulai Hari Ini, Simak Perubahan Aturan Saham Terbaru

Hanya saja, jika Anda memilih aset cryptocurrency dengan kurang hati-hati dari pengembang yang masih amatir, dikhawatirkan aset Anda akan lenyap akibat diretas (hacking). Untuk menghindari hal ini, pastikan Anda membeli aset dari pengembang yang kredibilitasnya terjamin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3. Riset dan Riset
Baik investasi di pasar saham atau di cryptocurrency, riset adalah salah satu hal yang mau tidak mau harus Anda lakukan. Tujuannya tentu saja agar investasi Anda menguntungkan.

img_title Investasi Tembus Rp9.100 Triliun! Rosan Roeslani sebut Hilirisasi Mesin Ekonomi RI, MIND ID Buka Babak Baru

Memang saat ini sudah banyak robot trading atau mekanisme copy trading yang bisa Anda manfaatkan untuk meningkatkan keuntungan trading cryptocurrency. Akan tetapi, baik robot trading atau mekanisme copy trading juga masih membutuhkan berbagai analisis dan bahasa pemrograman penting.

4. Memilih Platform Trading Terbaik
Anda bisa membeli cryptocurrency di aplikasi trading atau langsung di bursa cryptocurrency. Bedanya adalah di aplikasi trading seringkali Anda tidak hanya bisa memperdagangkan cryptocurrency saja tetapi juga aset berjangka komoditi lainnya seperti logam mulia, indeks saham (CFD) dan minyak.

img_title Masalah Regulasi hingga Bahasa Masih Jadi Kendala Perusahaan Asing Ekspansi ke RI

Hal yang pertama kali harus Anda periksa dari masing-masing platform adalah legalitas platform tersebut. Apabila platform tersebut beroperasi di Indonesia, pastikan dia memiliki legalitas dari BAPPEBTI. Jika legalitas dari BAPPEBTI susah diperoleh, setidaknya aplikasi trading tersebut telah legal menurut 2 lembaga pengawas keuangan internasional nomor 1 yaitu FCA (Inggris) dan ASIC (Australia).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, pastikan platform yang Anda pilih memiliki tingkat keamanan data yang tinggi. Tentu Anda juga masih ingat, bulan Agustus 2021 lalu, terdapat hacker yang berhasil meretas cryptocurrency senilai 600 juta USD dari salah satu platform yang kurang aman bukan?

Hal ini berkaitan dengan keamanan data dan keuangan Anda. Sebab, apabila tanpa payung hukum yang jelas, tidak menutup kemungkinan dana Anda akan tercampur dengan dana operasi perusahaan sehingga apabila perusahaan mengalami kebangkrutan, dana Anda juga akan ikut lenyap.

Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Ibu Kota Nusantara

Megaproyek IKN Dapat Suntikan Rp4 Triliun, Investor China dan Korea Selatan Masuk

Investasi swasta Rp4 triliun untuk apartemen dan perkantoran masuk IKN. Proyek berasal dari perusahaan China dan Korea Selatan, di tengah pembangunan fasilitas pemerintah

img_title
VIVA.co.id
21 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut