Masyarakat Harus Kritis Memilih Akomodasi Liburan yang Aman

Kuliner dan Kenyamanan adalah Prioritas Staycation © instagram.com/thisiswulanjarii
Kuliner dan Kenyamanan adalah Prioritas Staycation © instagram.com/thisiswulanjarii
Sumber :
  • vstory

VIVA – Pemerintah mengimbau masyarakat untuk bijak menyikapi momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) dalam rangka mencegah lonjakan kasus COVID-19. Pengetatan perayaan Nataru pun telah dilakukan.

Seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terkait aturan perjalanan dan protokol kesehatan selama liburan, saat ini terdapat tren baru alternatif pengisi liburan yang relatif aman, yakni staycation atau berlibur memanfaatkan fasilitas hotel.

Masyarakat dapat memilih hotel tak jauh dari tempat tinggal yang telah menerapkan protokol kesehatan ketat dan memiliki standar sertifikasi Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan) atau CHSE.

Dalam Dialog Produktif dari Media Center Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) - KPCPEN, bertajuk Staycation, Liburan Aman Saat Pandemi pada Kamis (9/12/2021), Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Nia Niscaya mengatakan bahwa terdapat tiga hal yang harus diperhatikan masyarakat dalam berwisata termasuk menginap di hotel.

“Prokes adalah keharusan, sebagai cara kita hidup berdampingan dengan pandemi,” tegas Nia.

Ia menjelaskan, dalam hal ini, sebagai bagian untuk membangun kepercayaan masyarakat, pihaknya memiliki program Indonesia Care. Program ini guna memastikan hotel sebagai tempat yang aman bagi pengguna, termasuk telah menerapkan CHSE.

Ia juga mendorong masyarakat menjadi pejalan yang bertanggung jawab, dengan cara melakukan vaksinasi lengkap serta memanfaatkan aplikasi PeduliLindungi.