Wapres Ajak Masyarakat Bertani Dengan Konsep Integrated Farming

Wakil Presiden RI, KH Maruf Amin
Sumber :
  • Kementan

VIVA – Wakil Presiden RI, KH Maruf Amin mengajak masyarakat di Jawa Barat untuk memanfaatkan lahan terbukanya sebagai tempat bertanam melalui konsep integrated farming. Hal ini disampaikan Wapres seusai kegiatan menanam jagung kedelai di Kabupaten Purwakarta, Senin, 28 Maret 2022.

img_title BGN Targetkan Digitalisasi Belanja Seluruh Dapur MBG pada Januari 2027

"Saya ingin memberi kesempatan pada masyarakat untuk menanam di lahan yang dikuasai swasta maupun BUMN. Apalagi masyarakat kadang-kadang bisa menanam tapi tidak bisa menjual. Kadang-kadang juga sulit karena tidak ada lahan dan tidak ada offtaker," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Wapres, integrated farming adalah ekosistem yang bisa membawa pertanian Indonesia jauh lebih modern dan bisa memberdayakan masyarakat melalui pertanian terintegrasi.

img_title Mentan Amran Gandeng TNI Perkuat Swasembada Pangan, Perubahan Iklim Jadi Tantangan

"Apalagi di Jawa Barat banyak lahan sperti ini. Nah ke depan kita bisa melakukan digitalisasi termasuk di pesantren supaya mereka memanfaatkan lahannya secara baik. Yang pasti ini dalam rangka pemberdayaan masyarakat dan pemulihan ekonomi di akar rumput," katanya.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengapresiasi upaya pemerintah dalam hal ini jajaran Kementan yang terus membangun pertanian dengan skala besar berbasis kerakyatan.

img_title Kawal Program Irigasi di Grobogan, Ibas: Infrastruktur Harus Dimanfaatkan untuk Kesejahteraan Rakyat

"Kami mengapresiasi Wapres dan kementan karena sekarang jika di survei urusan sembako ini selalu nomor satu sehingga kalau negara hadir tentu akan diapresiasi. Makanya ke depan managemen pertanahan yang dikuasai mayoritas, tentu kami ingin ada kontribusi sehingga suatu saat pesantren punya lahan luas dan mengerjakan komoditas yang dibutuhkan," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wakil Menteri Pertanian, Harvick Hasnul Qokbi menyampaikan pentingnya penggunaan bibit unggul dan alat mesin pertanian untuk menumbuhkan produktivitas dan minat generasi muda terhadap sektor pertanian.

"Untuk itu kita terus menggiatkan kegiatan ini dan mudah-mudahan apa yang telah diresmikan ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain. Tentu kami ingin membuka diri terkait benih, pupuk dan alsintan untuk kemajuan pertanian kita bersama," tutupnya.

Juru bicara KPK Budi Prasetyo

KPK Sita Uang Rp 2 Miliar dari Dirut KAI Terkait Kasus Digitalisasi SPBU

KPK menyita uang senilai Rp2 miliar dari Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) berinisial BR terkait penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan digitalisasi SPBU

img_title
VIVA.co.id
6 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut