Waka Polri Letakan Batu Pertama Pembangunan Masjid di Kediri

Waka Polri Komjen Pol Dr Gatot Eddy Pramono M.Si., melakukan peletakan batu pertama dalam pembangunan Masjid Miswandoko di Desa Purwokerto Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri, Sabtu (4/6/22).
Sumber :

VIVA – Waka Polri Komjen Pol Dr Gatot Eddy Pramono M.Si., melakukan peletakan batu pertama dalam pembangunan Masjid Miswandoko di Desa Purwokerto Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri, Sabtu (4/6/22).

img_title Tak Main-main Usut Kasus Penyadapan Presiden, Polri Bentuk Tim Khusus

Waka Polri Komjen Pol Dr Gatot Eddy Pramono M.Si,berharap pembangunan Masjid Miswandoko ini semoga berjalan dengan lancar dan tepat waktu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya ucapakan banyak terimakasih kepada semua pihak. Semoga pembangunan Masjid Miswandoko di Desa Purwokerto berjalan dengan lancar sampai tepat waktu," tutur Waka Polri Komjen Pol Dr Gatot Eddy Pramono M.Si.

img_title Irjen Slamet Uliandi Jadi Tersangka Baru Kasus Penyadapan Presiden

Pembangunan Masjid Miswandoko ini dengan luas kurang lebih 1200 meter lebar 600 meter. Masjid Miswandoko ini akan dibangun dengan konsep kearifan lokal Jawa. 

“Istri saya asli Ngadiluwih. Untuk rencana pembangunan Masjid Miswandoko ini sudah lama dan hari ini bisa terealisasi,"kata Komjen Pol Dr Gatot. 

img_title Geram Prabowo Disadap, Anggota Wantimpres Minta Listyo Sigit Disipilkan Dulu: Presiden Ditusuk dari Belakang!

Diungkapkan Waka Polri, dibangunnya Masjid Miswandoko ini untuk meningkatkan ibadah dan ketakwaan. Selain itu juga terhindar dari ajaran-ajaran radikalisme.

“Dibangunnya Masjid Miswandoko semoga bermanfaat tentunya untuk meningkatkan ibadah,"ungkap Waka Polri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Masjid Miswandoko di Desa Purwokerto Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri ini berjalan dengan mematuhi protokol kesehatan.

Hadir dalam acara tersebut pejabat Mabes Polri, Polda Jatim, Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho S.I.K, Kapolres jajaran zona 4, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Kepala BPN, Kajari, Kepala Desa, dan tokoh agama.

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto

Kapolri Diminta Usut Tuntas Kasus Penyadapan hingga ke Akar-akarnya

Wapres Majelis Adat Dayak Nasional (MADN), Rahmat Hamka, mengapresiasi langkah tegas Kapolri dalam menindak dugaan penyadapan ilegal yang libatkan petinggi Polri

img_title
VIVA.co.id
6 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut