Setelah Shared Services, Pertamina Siap Digitalisasi Semua Lini Bisnis

Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati (tengah), Direktur Penunjang Bisnis Pertamina, Dedi Sunardi (kanan) dan SVP Shared Services Pertamina, Primarini saat melakukan launching secara simbolis Komitmen Improvement Layanan dan Implementasi SS.
Sumber :

VIVA – Setelah berhasil membangun sistem operasional digital yang dikenal dengan Shared Services (SS), Pertamina akan menjadikan digitalisasi di seluruh lini bisnis sebagai tulang punggung perusahaan. 

img_title Cerita Perubahan dari Desa Binaan Pertamina:Energi Bersih, Ekonomi Tumbuh

Direktur Utama Pertamina Persero Nicke Widyawati mengatakan Pertamina akan terus menggelorakan digitalisasi sebagai tulang punggung perusahaan di seluruh bisnis secara terintegrasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Langkah pertama adalah membuat digitalisasi sebagai backbone. Dengan ini kegiatan operasional perusahaan bisa lebih cepat dan tim yang ada kita kerahkan untuk analisa data. Tanpa adanya digitalisasi pada backbone, maka proses bisnis akan terkendala pada eksekusi,” ujar Nicke pada acara Shared Services Forum 2022 yang digelar secara hybrid di Ballroom Grha Pertamina, Senin, 25 Juli 2022.

img_title Pertamina-Toyota Perkuat Kemitraan Strategis untuk Dukung Ketahanan Energi Nasional

Ia menambahkan, pembentukan shared services adalah tahap pertama. Setelah terbentuk, Pertamina akan mengukur produktivitas kinerja, hingga operasionalnya. 

“Next adalah fungsi shared service sebagai profit center, sehingga bisa berkontribusi ke market Pertamina dan bahkan Instansi lainnya. Dengan begitu, produktivitas efisiensi akan lebih berdampak kepada pencapaian Perusahaan. Jangan lupa untuk selalu kita melakukan benchmark dan mengukur sudah sejauh mana efektifitas dan impact-nya terhadap Perusahaan,” imbuh Nicke.  

img_title Pertamina Bawa 5 UMKM Lokal Buka Peluang Pasar Global di ASCOPE 2026

Direktur Penunjang Bisnis Pertamina Persero, Dedi Sunardi menjelaskan program shared service tidak terlepas dari perjalanan Pertamina untuk restrukturisasi organisasi holding dan subholding. Menurutnya, banyak pekerjaan yang berulang sehingga membuat pekerjaan menjadi tidak efisien. Untuk itu, digitalisasi menjadi jawabannya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Oleh karenanya, kita bangun shared services secara bertahap. Dari program ini yang sudah dicapai adalah SLA (Service Level Agreement) layanan terhadap perwira. Mudah-mudahan SLA yang kita capai bisa terus ditingkatkan dan disempurnakan. Tujuan SS forum ini untuk meningkatkan engagement untuk stakeholder,” ujar Dedi.

Shared Services Pertamina saat ini merupakan salah satu SS yang terbesar di Indonesia, sejak dibangun pada tahun 2018 hingga saat ini telah memiliki 49 layanan dan telah implementasi di lebih dari 50 entitas bisnis.

Pertamina Akuisisi Hak Partisipasi Moeve di Cekungan Berkine Aljazair.

Pertamina Akuisisi Hak Partisipasi Moeve di Cekungan Berkine Aljazair, Operasional Global Diperkuat

Akuisisi hak partisipasi Moeve di tiga lapangan hidrokarbon di Cekungan Berkine merupakan langkah strategis Pertamina untuk memperkuat posisi pengelolaan aset hulu migas.

img_title
VIVA.co.id
4 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut