Ashefa Griya Pusaka usung Metode Komprehensif Program Rehab Narkoba
VIVA – Narkoba merupakan istilah untuk narkotika, psikotropika, dan zat berbahaya yang dapat menimbulkan ancaman untuk kesehatan lainnya.
Istilah yang seringkali digunakan adalah NAPZA (Narkotika, Alkohol, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya).
Penggunaan narkoba yang dilakukan diluar kepentingan medis, merupakan salah satu bentuk penyalahgunaan narkoba yang dilarang secara keras di Indonesia melalui undang-undang resmi.
Hal tersebut dikarenakan penyalahgunaan narkoba dapat menimbulkan berbagai efek negatif bagi pemakainya, terutama adalah bagi generasi penerus bangsa yang harus dilindungi.
Seseorang yang melakukan penyalahgunaan narkoba akan mengalami kecanduan narkoba yang membuat kondisi kesehatan menjadi menurun dan merubah kesadaran sehingga perlu untuk menjalani rehabilitasi narkoba agar dapat pulih kembali.
Ciri-ciri pecandu narkoba dapat dikenali melalui fisik dan perilakunya, diantaranya adalah penurunan berat badan, perubahan kulit, masalah gigi, mata yang cekung dan sayu, wajah yang pucat, dan lain sebagainya.
Sedangkan jika dilihat melalui sudut pandang perilakunya, seorang pecandu narkoba akan lebih cepat marah dan agresif serta mengalami perubahan yang drastis dalam kebiasaannya.
Meskipun begitu, ciri-ciri pecandu narkoba dan berapa lama rehabilitasi narkoba antara pasien yang satu dengan yang lainnya tidak bisa disamakan dan sifatnya bervariasi.
Ahli Hukum Narkotika Komjen Polisi (Purn) Anang Iskandar mengatakan, penyalahguna narkoba akan lebih baik jika mendapatkan rehabilitasi agar sembuh jika dibandingkan dengan hukuman.
“Jangan kaget kalau masalah narkotika itu terus naik karena penyalahguna-nya tidak disembuhkan, dia orang sakit tapi tidak disembuhkan malah dipenjara," katanya.
Seseorang yang ketergantungan narkoba juga dapat menimbulkan efek negatif bagi anggota keluarga maupun kerabat terdekatnya.
Oleh karena itu, perlu adanya upaya untuk mencari dan menentukan akses layanan rehabilitasi narkoba untuk memulihkan kecanduan narkoba tersebut.
Memilih akses layanan untuk rehabilitasi narkoba juga harus dipilah dengan teliti dan dilihat melalui segala faktor yang ada.
Mendasar dari hal tersebut, Pusat Rehabilitasi Narkoba (swasta) yakni Ashefa Griya Pusaka mengusung layanan rehabilitasi narkoba dengan metode yang komprehensif dan terintegrasi.
Program rehabilitasi narkoba di Ashefa Griya Pusaka dilakukan oleh tenaga profesional yang bersertifikasi, selain itu masing-masing pasien juga akan mendapatkan terapi dengan metode Individual Treatment Plan secara eksklusif.