Dirut Pertamina, Nicke Widyawati Raih Tokoh Ketahanan Energi Nasional

Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati
Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati
Sumber :
  • Pertamina

VIVA – Kerja keras disertai komitmen yang tinggi untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara berbuah pengakuan.

Ket. Photo: Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati berhasil meraih penghargaan sebagai Tokoh Ketahanan Energi Nasional dalam ajang Rakyat Merdeka Award 2022 Untuk Indonesia Pulih dan Bangkit. Kegiatan ini berlangsung di Bali Room Hotel Indonesia Kempinski, Rabu (28/09/2022).

Nicke Widyawati sukses memimpin restrukturisasi Pertamina, melewati triple shocks pada sektor migas sebagai dampak pandemi Covid-19, dan mampu membawa Pertamina mencatat untung saat mayoritas perusahaan migas dunia menanggung kerugian. Bahkan di tahun kedua pandemi, dengan sentuhannya laba perusahaan plat merah ini melonjak dua kali lipat. Ia juga mampu mempertahankan ekosistem migas nasional beserta jutaan tenaga kerja migas, serta menjaga ketahanan energi di tengah lesunya perekonomian karena penyebaran virus Covid-19. Di saat yang bersamaan, dibawah kepemimpinan Nicke, Pertamina berhasil melakukan transformasi menjadi Holding Migas dengan 6 Subholding, serta membangun digitalisasi dari Hulu Migas sampai ke Hilir (SPBU).  Langkah yang tepat, sehingga Pertamina terbukti menjadi lebih efisien dan produktif. Sepak terjang yang luar biasa ini mengantarkannya menjadi Direktur Utama PT Pertamina (Persero) untuk periode kedua.

Mengawali periode ke-2 tersebut, Nicke Widyawati sebagai Direktur Utama Pertamina meraih penghargaan sebagai Tokoh Ketahanan Energi Nasional, dalam acara Rakyat Merdeka Award 2022.

"Penghargaan ini merupakan amanah yang harus terus kami jaga, untuk memastikan kehadiran Pertamina dalam ketahanan, kemandirian, dan kedaulatan energi nasional, benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat," jelas Nicke Widyawati, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) saat meneriman penghargaan di Bali Room, Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Rabu (28/9).

Ia mengakui bahwa menjadi pemimpin BUMN sebesar Pertamina, banyak sekali tantangannya. Namun, tantangan terbesar sepanjang periode kepemimpinannya adalah saat menghadapi pandemi Covid-19 yang menghantam hampir seluruh sektor kehidupan, termasuk energi, yang diperburuk dengan terjadinya konflik geopolitik Rusia - Ukraina yang menyebabkan krisis energi dunia.

Halaman Selanjutnya
img_title