Bea Cukai Berikan Sosialisasi Ketentuan Cukai di Jawa Tengah

Bea Cukai berikan sosialisasi mengenai ketentuan cukai
Bea Cukai berikan sosialisasi mengenai ketentuan cukai
Sumber :
  • Bea Cukai

VIVA – Tembakau merupakan salah satu komoditas penting di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Tengah. Industri tembakau memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian Indonesia, terutama cukai sebagai sumber penerimaan negara, lapangan pekerjaan, dan pembangunan daerah. Karena tergolong barang kena cukai, maka peredaran tembakau dan produk turunannya perlu diawasi dan dikendalikan.

Bea Cukai memiliki peran penting dalam melakukan pengawasan terhadap tembakau dan produk turunannya. “Bea Cukai melakukan langkah represif berupa penindakan terhadap peredaran rokok ilegal sebagai bentuk pengawasan. Di sisi lain, Bea Cukai juga menggunakan cara preventif berupa penyelenggaraan sosialisasi di daerah penghasil tembakau,” ujar Hatta Wardhana, Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai.

Hatta mengatakan bahwa sebagai langkah preventif, Bea Cukai bersama dengan pemerintah daerah melakukan sosialisasi terkait cukai di wilayah Jawa Tengah. Berturut-turut, Bea Cukai Semarang melakukan kegiatan sosialisasi di wilayahnya kerjanya, yaitu Semarang, Demak, dan Kendal. Di Semarang, Bea Cukai Semarang menggandeng Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang untuk menyelenggarakan sosialisasi kepada kalangan organisasi masyarakat dan pedagang kaki lima wilayah setempat, pada Selasa (20/09). Sementara itu pada hari yang sama, di Demak, kegiatan sosialisasi dilakukan dengan menggandeng Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Demak. Bea Cukai Semarang juga bekerja sama dengan Pemerintah Kota Salatiga untuk melaksanakan operasi pasar yang berada di 4 kecamatan dan 23 kelurahan, pada Kamis (22/09).

“Kegiatan sosialisasi dengan menggandeng pemerintah daerah merupakan implementasi dari pemanfaatan Dana Bagi Hasil (DBH) Cukai Hasil Tembakau (CHT) dengan tujuan untuk melakukan pembinaan industri dan lingkungan sosial,” ujar Hatta.

Selain itu, Bea Cukai Semarang juga melakukan sosialisasi dengan berkolaborasi bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang melalui pagelaran wayang orang bertajuk “Sang Hanoman”, pada Jumat (23/09). Sedangkan di Kendal, kegiatan sosialisasi dilakukan setelah acara senam masal yang diselenggarakan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Kendal, pada Minggu (25/09). 

“Bentuk sosialisasi melalui kegiatan seni dan olahraga merupakan bentuk pendekatan sosial terhadap masyarakat. Diharapkan masyarakat mengetahui kehadiran Bea Cukai dan memahami tugas serta fungsinya dalam pelayanan dan pengawasan cukai,” terang Hatta.

Serupa, Bea Cukai Kudus gelar sosialisasi bersama Satpol PP Kabupaten Pati yang berlangsung di Desa Kedalingan, Kecamatan Tambakromo, pada Rabu (28/09). Selanjutnya, Bea Cukai Kudus juga melaksanakan asistensi terkait ketentuan cukai di Pabrik Rokok 7 Loeng yang berlokasi di Kabupaten Jepara, pada Kamis (29/09). Hal ini dilakukan untuk membangun komunikasi dan kerja sama yang baik dengan pengguna jasa dan masyarakat.