Ekspor Kian Gencar dari Maluku, Bea Cukai Sigap Laksanakan Asistensi

Asistensi kegiatan ekspor kembali dilakukan Bea Cukai Ambon
Asistensi kegiatan ekspor kembali dilakukan Bea Cukai Ambon
Sumber :
  • Bea Cukai

VIVA – Asistensi kegiatan ekspor kembali dilakukan Bea Cukai Ambon kepada beberapa pengusaha lokal di wilayah Maluku. Asistensi kali ini dilakukan kepada PT Wahana Lestari Investama dan PT Parshu Indonesia.

Kepala Kantor Bea Cukai Ambon, R. Teddy Laksmana mengungkapkan, kegiatan pengawasan terhadap proses ekspor merupakan bentuk pelaksanaan tugas Bea Cukai. “Pengawasan kegiatan ekspor merupakan bagian dari pelaksanaan tugas di bidang asistensi industri dan fasilitator perdagangan,” ujar Teddy.

Asistensi di PT Wahana Lestari Investama dilakukan di Opin, Seram Utara. Bea Cukai melakukan pemeriksaan terhadap kapal LU RONG YUAN YU YUN 188 yang datang dari China. Kapal ini juga yang membawa barang impor milik PT Wahana Lestari Investama sekaligus nantinya yang akan mengangkut barang ekspor milik PT Wahana Lestari Investama ke China. 

Setelah dilakukan pemeriksaan kapal, Tim kemudian melakukan pengawasan pembongkaran di Pelsus milik PT Wahana Lestari Investama. Kegiatan pemuatan barang ekspor baru diaksanakan setelah muatan barang impor telah selesai dibongkar. ±6 hari pemuatan ekspor dilaksanakan, dan kapal LU RONG YUAN YU YUN 188 baru diberangkatkan pada tanggal 19 Januari 2023. 

Seperti biasa komoditi yang diekspor oleh PT Wahana Lestari Investama yaitu vannamei shrimp sebanyak 1.196.610 Kg ke China. Devisa hasil ekspor yang dihasilkan 37.553.977,65 CNY dan untuk importasi Bea Masuk serta pajak dalam rangka impor yang dipungut sebanyak Rp 957.310.000.

Selain asistensi yang dilakukan terhadap PT Wahana Lestari Investama, Bea Cukai Ambon juga memberikan asistensi kepada PT Parshu Indonesia. Perusahaan tersebut mengekspor Natural Gum Opal atau lebih dikenal dengan nama damar, dengan tujuan ekspor ke Bangladesh. Damar sebanyak 15.015 kg dimuat ke kontainer 20Ft. 

Barang ekspor ini akan diangkut oleh Kapal Kalimas/SPIL NITA ke Tanjung Perak, Surabaya. Nantinya akan dimuat ulang ke kontainer internasional ke kapal dengan tujuan ke Bangladesh. Devisa hasil ekspor yang dihasilkan sebesar USD 38.440,5.

Halaman Selanjutnya
img_title