Kemenag Launching Program Kampung Zakat di Desa Pammana Sulawesi Selatan

Kemenag Launching Program Kampung Zakat di Desa Pammana Sulawesi Selatan
Sumber :

VIVA – Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Tarmizi Tohor meresmikan Program Kampung Zakat ke-22 di Desa Pammana, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat (24/02/2023). Dalam sambutannya Tarmizi mengungkapkan, tujuan program Kampung Zakat adalah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. 

img_title Kabar Gembira, Ada 300 Beasiswa untuk Mahasiswa Indonesia di Timur Tengah, Ini Persyaratan dan Tautannya

“Tujuan Kampung Zakat adalah pengembangan ekonomi umat sesuai dengan potensi ekonomi di wilayah tersebut, seperti pertanian dan perikanan. Kita bimbing mereka dengan program Kampung Zakat,” ungkapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kita berharap minimal satu kabupaten/kota memiliki satu kampung Zakat,” sambungnya. 

img_title Kemenag Targetkan Materi Edukasi Pencegahan LGBTQ Masuk Kurikulum Akhir 2026

Kampung Zakat Pammana diresmikan dengan penandatanganan prasasti Kampung Zakat, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat tanah wakaf serta sejumlah bantuan pemberdayaan ekonomi dari Kementerian Agama, Kanwil Kemenag, dan Bank Syariah Indonesia. 

Seperti diketahui, Kampung Zakat merupakan program kolaborasi antara Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama dengan BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) dan berbagai Lembaga Amil Zakat (LAZ). Kampung Zakat digulirkan pada tahun 2018 sebagai upaya mengentaskan kemiskinan dan mengangkat ekonomi umat di berbagai daerah di Indonesia, termasuk daerah 3T melalui pendayagunaan zakat. 

img_title Sambut Hari Toleransi Sedunia, Kemenag Siapkan 15 Program Kerukunan Lintas Agama

Peresmian Kampung Zakat di Pammana turut dihadiri Kepala Kanwil Kemenag Sulawesi Selatan Khaeroni, Kepala Kankemenag Wajo Muhammad Yunus, Bupati Wajo Amran, Kasubdit Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Andi Yasri dan sejumlah  pimpinan BAZNAS dan LAZ. 

Wamenag RI, Romo Syafi'i

Wamenag sebut Pencegahan Budaya LGBTQ Masuk Kurikulum Tahun Ajaran 2027

Wamenag Romo Muhammad Syafi'i sampaikan, bahwa Kementerian Agama (Kemenag) menargetkan materi edukasi pencegahan penyebaran budaya LGBTQ masuk kurikulum mulai

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut