Hadiri Diskusi 3 Negara, Gubernur : Belajar Dari Brazil Dan Congo

Gubernur Kaltim, Isran Noor menghadiri Forum Diskusi 3 Negara Indonesia, Brasil
Sumber :
  • Pemprov Kalimantan Timur

VIVA – Hari pertama kegiatan South South Knowledge Exchange di Hotel Plaza Brazilia, Brasil, Selasa (2/5/2023), Gubernur Kaltim H Isran Noor dan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim Sri Wahyuni menghadiri Forum Diskusi 3 Negara Indonesia, Brasil dan Congo.

img_title Purbaya Tak Minat jadi Pejabat Negara Lagi: Kalau Sudah Pensiun, Ya Sudah

Diskusi membahas berbagai upaya dalam program penurunan emisi dari deforestasi dan degradasi hutan di masing-masing negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

South South Knowledge Exchange benar-benar menjadi pertukaran pengetahuan negara-negara berkembang atau juga dikenal sebagai negara-negara selatan global.

img_title Ada Malaysia, Australia hingga Singapura, 10 Negara Kumpul Bahas Perbatasan Indonesia

"Pemerintah Provinsi Kaltim hadir di forum ini untuk belajar bagaimana pengalaman Pemerintah Brasil dan Pemerintah Congo dalam implementasi program penurunan emisi yang memberikan kontribusi bagi pendapatan negara dan masing-masing provinsi yang terlibat dalam program tersebut," kata Gubernur Isran Noor dalam forum diskusi tiga negara tersebut.

Menurut Gubernur Isran Noor, sangat wajar bila Indonesia belajar kepada Pemerintah Brasil dan Congo, karena Negeri Samba itu memiliki hutan tropis terluas di dunia yakni Hutan Amazon. Mereka juga memiliki komitmen tinggi dalam upaya penurunan emisi karbon dan telah lama mendapat perhatian World Bank.

img_title Mendagri Tegaskan Reforma Agraria untuk Kepentingan Rakyat

Kaltim sendiri menjadi provinsi pertama di Indonesia, bahkan di kawasan Asia Pasifik yang berhasil melaksanakan program penurunan emisi karbon melalui Forest Carbon Partnership Facility Carbon Fund (FCPF CF).

Di Indonesia, kompensasi dana karbon dikelola oleh Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) Kementerian Keuangan.

"Mudah-mudahan bermanfaat ilmu dari mereka (Brasil dan Congo). Terutama manfaat keuangan bagi daerah-daerah yang memiliki kepedulian besar dalam upaya melakukan penurunan emisi karbon dengan menjaga hutan, mencegah deforestasi dan degradasi hutan. Seperti yang sudah dilakukan Kaltim," tegas Gubernur Isran Noor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gubernur Isran Noor juga berkesempatan menyerahkan cinderamata berupa kain batik khas Kaltim untuk perwakilan Pemerintah Brasil dan Congo.

Narasumber pada diskusi ini adalah pejabat Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup Kementerian Keuangan, perwakilan Pemerintah Brasil dan Congo.

Ilustrasi lahan pertanian.

Perlindungan Lahan Pertanian Diperkuat, Kepastian Usaha Petani Makin Terjaga

Pemerintah memperkuat perlindungan lahan pertanian produktif melalui percepatan penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dan integrasinya ke dalam RTRW.

img_title
VIVA.co.id
17 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut