Sembilan Kontainer Tas Produksi Bantul Serbu Pasar Amerika

PT Komitrando Emporio memberangkatkan Produk tas dengan berat total 19,1 ton
Sumber :
  • Bea Cukai

VIVA – Sebuah perusahaan penerima fasilitas kawasan berikat di Yogyakarta, PT Komitrando Emporio, memberangkatkan sembilan kontainer ukuran 40 feet berisikan berbagai model tas pada tanggal 3 dan 4 Mei 2023 dari Bantul, D.I Yogyakarta. Produk tas dengan berat total 19,1 ton itu menyerbu pasar Amerika Serikat dan Kanada, dengan total nilai ekspor mencapai lebih dari 569.079 USD atau setara Rp8.345.856.968.

img_title West Java Expo 2026 Catat Transaksi Rp 477,3 Miliar, Produk Jabar Tembus Pasar Global

"Larisnya barang-barang buatan Indonesia di mancanegara kini merupakan hal yang lumrah kita dengar. Banyak brand ternama berlomba-lomba menanamkan investasinya di Indonesia karena hasil produk yang rapi dan kualitasnya yang terjaga. Tidak terkecuali dengan produk tas produksi PT Komitrando Emporio, salah satu perusahaan penerima fasilitas kawasan berikat di Yogyakarta," ungkap Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Yogyakarta, Affandi Gempar Aryani, pada Senin (08/05).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pelaksanaan ekspor tersebut, Bea Cukai Yogyakarta berperan dalam mengawasi dan memfasilitasi perdagangan internasional PT Komitrando Emporio. Pengawasan dilakukan utamanya pada arus impor bahan baku dan ekspor barang jadi, sehingga fasilitas pembebasan bea masuk yang diberikan pemerintah dapat dipertanggungjawabkan. "Karena fasilitas inilah pengeluaran perusahaan bisa lebih efisien dan pada akhirnya membantu pengembangan usaha dalam negeri," ujar Affandi.

img_title SKK Mingas Beberkan Alasan Indonesia Mulai Kurangi Ekspor Gas ke Singapura
Ratusan mahasiswa melakukan unjuk rasa terkait Karhutla di Kalimantan Barat

7 Tuntutan BEM SI Kalbar Terkait Karhutla: Minta Perusahaan Bertanggung Jawab hingga Penetapan Bencana Nasional

Dampak karhutla terhadap kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian serius. Pemerintah perlu memastikan warga terdampak mendapatkan perlindungan dan layanan kesehatan

img_title
VIVA.co.id
25 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut