Laksanakan Program Prioritas, Menperin Optimistis Realisasi Anggaran Capai Target
- Kemenperin
Berikutnya, kegiatan partisipasi Indonesia pada Hannover Messe 2023, yang dilaksanakan pada 17-21 April 2023 di Hannover, Jerman. Hannover Messe 2023 tidak hanya menjadi ajang promosi bagi Indonesia, tetapi juga untuk menunjukkan kesiapan dan kapabilitas sektor manufaktur Indonesia menuju era digital.
”Event ini juga membuka jalan yang lebar bagi masuknya investasi ke dalam negeri maupun kemitraan pelaku industri pada jaringan rantai suplai global atau global supply chain,” tutur Menperin.
Adapun output yang telah dicapai adalah terjalinnya 30 kesepakatan kerja sama yang terdiri dari 25 kerja sama B-to-B (senilai Rp37 triliun), satu kerja sama G-to-G, dan empat kerja sama G-to-B.
Kemudian, pelaksanaan program restrukturisasi mesin dan peralatan industri tekstil sebagai upaya untuk mengakselerasi peningkatan kinerja industri TPT di pasca-pandemi Covid-19. Progres saat ini, terdapat pendaftar 12 perusahaan dengan nilai investasi Rp62,67 miliar dengan potensi nilai bantuan yang akan dibahas dan direalisasikan pada bulan Juni 2023 sebesar Rp3,9 miliar.
Pada kesempatan yang sama, Agus menyampaikan, program bantuan pemerintah untuk pembeliaan KBLBB roda dua baru, bertujuan mengakselerasi pengembangan ekosistem kendaraan listrik di tanah air. Salah satu langkah yang ditempuh adalah melalui program bantuan pembelian electric vehicle (EV) yang basis produksinya dilakukan di dalam negeri.
”Kebijakan tersebut diharapkan dapat meningkatkan keterjangkauan yang lebih luas akan daya beli masyarakat terhadap kendaraan listrik. Di sisi lain, program ini juga bertujuan menarik para produsen kendaraan listrik agar berinvestasi di tanah air. Pada tahun 2023, pemerintah akan memberikan bantuan pembelian KBLBB roda dua sebanyak 200 ribu unit,” paparnya.
Dari sejumlah progres yang telah disebutkan, Menperin optimistis bahwa realisasi program dan anggaran Kemenperin akan berjalan sebagaimana target yang telah ditetapkan.
“Kami proyeksikan realisasi anggaran pada bulan Juni sebesar 24,15% dan realisasi anggaran pada bulan Desember mencapai 98,39%,” tegasnya.
Sementara itu, Agus menyebutkan, pagu indikatif Kemenperin pada tahun 2024 sebesar Rp3,76 triliun. Beberapa kegiatan prioritas Kemenperin yang masih akan dilaksanakan pada tahun depan, di antaranya Program Pendidikan dan Pelatihan Vokasi yang meliputi penyelenggaran Diklat Sistem 3 in 1, Program D3 dan D4 Berbasis Kompetensi, serta pembangunan gedung SMAK Bogor.