BNI Komitmen Penuhi Target RPIM

Gedung BNI di Jakarta
Sumber :
  • Dok. BNI

VIVA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI terus berupaya dalam mendukung upaya pemerintah dalam membantu UMKM mendapat mengakses pembiayaan. 

img_title Gandeng Perbankan hingga Pemerintah, Halal Connect 2026 Dorong UMKM Masuk Ekosistem Pasar Halal Global

Komitmen tersebut terlihat dari Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) perseroan yang terus meningkat dan mendekati target yang ditetapkan pada tahun ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Retail Banking BNI Putrama Wahju Setiawan mengatakan perseroan menargetkan RPIM mencapai 28,8% pada 2023. Adapun realisasinya hingga pertengahan tahun ini mencapai 28,05% dengan total kredit ke sektor UMKM sebesar Rp123 triliun. 

img_title Larangan Keras Bahlil agar Ekspor SDA Tak Mampir ke Negara 'Yang Itu': Saya Nggak Bisa Diolah oleh Mereka

BNI menargetkan total kredit ke sektor UMKM pada tahun ini dapat meningkat 8% dibandingkan dengan 2022, melalui pembiayaan yang difokuskan pada UMKM dengan kinerja yang berkelanjutan serta siap Go Global. 

“Tentunya ini komitmen kami sebagai bank milik negara yang terus membantu sektor tulang punggung ekonomi yakni UMKM. BNI akan selalu proaktif berinovasi dalam hal produk maupun program untuk dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilitas UMKM Indonesia,” katanya.

img_title Maunya Bahlil Ekspor Sumber Daya Alam RI Tak Lewat Negara Perantara: Indonesia Tidak Bisa Diatur

Putrama menjelaskan perseroan berupaya untuk meningkatkan kapabilitas UMKM dengan memberikan kemudahan bagi mereka dalam mengakses pembiayan, baik pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun NonKUR. 

Tidak hanya itu, BNI juga membukakan akses pasar bagi UMKM, khususnya yang memiliki orientasi ekspor, melalui BNI Xpora, di mana program tersebut memiliki program khusus business matching diaspora, dan pendampingan untuk peningkatan kapabilitas UMKM untuk orientasi ekspor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun, Putrama menjelaskan beberapa UMKM yang termasuk dalam program pemerintah antara lain, UMKM pada Usaha Berkelanjutan (ESG) dan Sektor Ketahanan Pangan. BNI berupaya mengoptimalkan pembiayaan UMKM yang terkait dengan rantai industri hulu dan hilir yang sejalan dengan program pemerintah. 

“Bahkan, sektor pertanian, BNI secara aktif membantu pemerintah mengembangkan UMKM melalui program Millenial Smartfarming, bersinergi dengan pemerintah dan startup untuk memperkenalkan IoT kepada para petani,” pungkasnya.

Penandatanganan kerja sama pembiayaan Kredit Perempuan Prasejahtera (KPPS).

Kementerian UMKM dan PNM Siapkan Kredit Bunga 8 Persen untuk Perempuan Prasejahtera, Gelontorkan Subsidi Rp2,62 Triliun

Pemerintah dan PNM segera menyalurkan Kredit Perempuan Prasejahtera berbunga 8 persen. Sebanyak 1,6 juta nasabah ditargetkan terima pembiayaan awal pada November-Desember

img_title
VIVA.co.id
5 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut