Gubernur Isran Noor: Belanda, Very Good Inspiring

Gubernur Kalimantan Timur, Dr H Isran Noor kunjungan kerja ke markas IPO
Sumber :
  • Pemprov Kalimantan Timur

VIVA – Hari ketiga rombongan Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) bertandang ke union sejawat mereka di Belanda The Association of Province of the Netherlands atau Interprovincial Overleg (IPO).

img_title Kampus IGM Palembang Tunggak Pajak Rp 2,3 Miliar, Dipasangi Spanduk

Kunjungan ke markas IPO di pusat pemerintahan Belanda, Denhaag itu dipimpin langsung Ketua Umum APPSI yang juga Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam lawatan ini, rombongan APPSI diterima Anggota Dewan IPO Andries Heidema, yang juga Gubernur Provinsi Overijssel.

img_title Punya Utang Pajak? Ada Keringanan Sanksi hingga 100 Persen, Ini Syarat dan Tata Caranya

Pada kesempatan ini, Gubernur Isran Noor langsung memberikan kesempatan kepada anggota kontingen dari berbagai provinsi di Indonesia untuk berdiskusi dan bertanya kepada pihak IPO.

Diawali sharing dan pertanyaan dari Ketua Dewan Pakar APPSI Prof Ryaas Rasyid.

img_title Gara-gara AI, 25.000 PNS Terancam Kehilangan Pekerjaan!

"Kita mendapat banyak informasi tentang bagaimana pemerintah provinsi menjalankan tugas dan peran asosiasi dalam merumuskan kepentingan bersama dan bertukar pengalaman," kata Prof Ryaas di Kantor IPO di Denhaag, Rabu (19/7/2023).

Pesan IPO, agar pemerintah provinsi tetap harus merujuk pada kebijakan nasional dan selalu melakukan komunikasi yang elegan agar jalannya pemerintahan berlangsung efektif.

Meski demikian, pemerintah provinsi juga tetap bisa melakukan akselerasi dan inovasi yang tidak bertentangan dengan kebijakan nasional. Misal soal pilihan pembangunan infrastruktur, boleh tidak sama dengan provinsi lain.

Pertanyaan juga diajukan oleh Sekda Kaltim Sri Wahyuni, Asisten 2 Setda Papua Suzana Dewijana Wanggai dan Asisten 2 Setda Sulawesi Tengah Rudi Dewanto.

Kepala Bapenda Kaltim Ismiati juga bertanya soal bagaimana provinsi mendapatkan pajak dari kendaraan bermotor. Lantas dikenakan sanksi jika tidak membayar.

Anggota Dewan IPO Andries Heidema, menjelaskan bahwa pajak di Belanda merupakan kewenangan pemerintah pusat.

"Pajak dikontrol dan dikumpulkan oleh Dinas Pajak (Belastingdienst) dari pusat untuk kemudian sebagian kecilnya diberikan kepada pemerintah daerah," jelas Heidema.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Khusus pajak kendaraan, pengawasan dilakukan melalui kamera (yang sangat banyak tersebar di seluruh Belanda). Jika tertangkap belum membayar pajak, maka polisi akan memberikan denda.
Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji ikut bertanya menanyakan hubungan parlemen dengan IPO.

"Ternyata di sini, dua anggota IPO adalah perwakilan dari parlemen," ungkap Seno.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut