Kinerja APBN 2023 Semester I Tetap Solid

Bea Cukai turut berkontribusi dalam mendukung kinerja APBN
Sumber :
  • Bea Cukai

VIVA – Meski ekonomi global mengalami perlemahan dan memberi tekanan terhadap perekonomian nasional, anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2023 pada semester satu ini masih menunjukkan kinerja yang solid. 

img_title Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 330 Kg Emas hingga September 2026, Ada Berbagai Jenis Modus

Pendapatan negara dan belanja tetap tumbuh, yaitu sebesar Rp1.407,9 triliun (5,4% YoY) dan Rp1.255,7 (0,9% YoY). Surplus APBN 2023 sebesar Rp152,3 triliun memberikan sinyal positif bahwa defisit tahun ini masih dapat terjaga, bahkan diturunkan. Kinerja belanja APBN juga tetap fokus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya kelompok miskin dan rentan, melalui belanja bantuan sosial, petani dan UMKM, kesehatan, subsidi, pendidikan, dan pembangunan infrastruktur. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Encep Dudi Ginanjar, pada Rabu (26/07), mengatakan dalam mendukung kinerja APBN hingga Juni 2023 sektor kepabeanan dan cukai turut berkontribusi Rp135,43 triliun melalui penerimaan bea masuk, bea keluar, dan cukai. Penerimaan bea masuk tumbuh 4.65% (YoY), meski penerimaan bea keluar dan sektor cukai mengalami penurunan. 

img_title Purbaya dan Dirjen Bea Cukai Buka Suara Isu Gesekan di Balik Pergantian Menkeu

"Kenaikan bea masuk dipengaruhi naiknya kurs USD dan komoditas utama impor industri kendaraan roda empat. Sementara itu, penurunan bea keluar sebesar 76,97% (YoY) terjadi karena penurunan volume dan harga komoditas crude palm oil (CPO) dan kebijakan hilirisasi, sedangkan penurunan cukai 12,61% (YoY) disebabkan penurunan produksi rokok golongan I dan II. Namun perlu kita ingat bahwa peran cukai tidak hanya terkait penerimaan, melainkan juga pengendalian konsumsi barang yang berdampak negatif pada masyarakat," rincinya.

Selain sektor penerimaan, Bea Cukai turut mendukung APBN 2023 dengan menjaga stabilitas kondisi ekonomi nasional melalui fungsi pengawasan dan asistensi industri. Dalam fungsi pengawasan, hingga Juni 2023 Bea Cukai telah melakukan sebanyak 18.375 penindakan dengan perkiraan nilai barang hasil penindakan (BHP) mencapai Rp7,52 triliun. Sementara dalam mendukung peningkatan kualitas dan kuantitas hasil produksi industri dalam negeri, Bea Cukai juga melakukan pendampingan, asistensi, serta pemberian fasilitas kepada para pelaku usaha. Kinerja baik Bea Cukai dalam fasilitasi industri ini berdampak pada peningkatan investasi sebesar 16,3% (yoy) sampai Juni 2023.

img_title Dongkrak Industri Kuliner RI, Pelaku Usaha hingga Kreator Bakal Kumpul di TikTok Food Fest 2026

Encep menegaskan bahwa Bea Cukai berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi APBN 2023. Agar APBN dapat dimanfaatkan seutuhnya untuk peningkatan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut