Kemenag Terus Dorong Penyediaan Perpustakaan di Masjid

Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin
Sumber :
  • Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama

VIVA – Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag), Kamaruddin Amin mengungkapkan, penyediaan perpustakaan masjid perlu terus diupayakan. Hal itu ia sampaikan saat membuka kegiatan Penguatan Layanan Literasi Keagamaan di Bandung, Jumat (4/8/2023).

img_title Kemenag Targetkan Materi Edukasi Pencegahan LGBTQ Masuk Kurikulum Akhir 2026

"Kita perlu terus mengupayakan agar masjid-masjid di Indonesia memiliki perpustakaan. Kita perlu mendata, sudah berapa persen masjid kita yang memiliki perpustakaan, dan sudah dikunjungi berapa orang," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengatakan, masjid perlu menjadi sumber ilmu pengetahuan. Karenanya, diperlukan identifikasi terkait buku-buku yang sudah tersedia di perpustakaan masjid. 

img_title Sambut Hari Toleransi Sedunia, Kemenag Siapkan 15 Program Kerukunan Lintas Agama

"Perlu kita identifikasi buku-buku apa saja yang sudah ada di perpustakaan kita, dan buku-buku apa saja yang harus ada," paparnya.

Terkait itu, ia meminta para peserta yang terdiri dari perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama seluruh Indonesia untuk membangun kerja sama dengan Perpustakaan Daerah (Perpusda).

img_title Pemuda Masjid Dunia Rancang Program untuk Pengentasan Kemiskinan

"Semua Kanwil harus membuat MoU dengan Perpusda, untuk menjadikan masjid sebagai sumber ilmu pengetahuan. Saya yakin mereka pasti senang jika bersinergi dengan kita, karena mereka juga terfasilitasi oleh kita," ucapnya.

Masjid, imbuh Kamaruddin, merupakan ruang pertemuan publik yang intensif. Karenanya, hal tersebut mesti dimanfaatkan dengan maksimal, salah satunya melalui penguatan layanan literasi keagamaan.

Wamenag RI, Romo Syafi'i

Wamenag sebut Pencegahan Budaya LGBTQ Masuk Kurikulum Tahun Ajaran 2027

Wamenag Romo Muhammad Syafi'i sampaikan, bahwa Kementerian Agama (Kemenag) menargetkan materi edukasi pencegahan penyebaran budaya LGBTQ masuk kurikulum mulai

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut