Peranan Orang Tua dalam Implementasi Kurikulum Merdeka, Seberapa Penting?

Peran Orang Tua dalam implementasi Kurikulum Merdeka
Sumber :
  • Kemendikbudristek

“Melalui poin beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esha, anak-anak diajarkan beribadah, belajar adab. Kemandirian juga menjadi fokus dari Profil Pelajar Pancasila. Kami selaku orang tua juga ikut bergotong royong untuk melatih kemandirian anak dengan melatih life skill dan mengajarkan mereka bertanggung jawab dengan propertinya sendiri,” terang Adhya.

img_title Sekolah Foodpreneur Menghasilan Produk Bernilai Tambah

Ia mengungkapkan, Kurikulum Merdeka membuatnya dapat melihat perkembangan anak secara berkala, terutama dalam pelaksanaan P5. Ia merasa bahwa anaknya berbahagia melaksanakan projek dan melihat anak-anak mulai mengerti bagaimana pola bekerjasama dengan tim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya melihat anak-anak sangat antusias menyiapkan ekspo P5 untuk presentasi projek mereka. Mereka belajar gotong royong. Meskipun ada projek pribadi seperti menanam tanaman di rumah dan lainnya, tapi ekspo dalam P5 mengajarkan mereka cara kerja berkelompok,” lanjut Adhya mengatakan bahwa kerja berkelompok mengajarkan anak-anak untuk lebih menekan sifat individualistik mereka.

img_title Dua Tahun Prabowo-Gibran, IKA BEMNUS Dukung Program Strategis Pemerintahan hingga Dorong Penguatan Ekonomi

Keterlibatan orang tua dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka bukan tanpa tantangan sama sekali. Adhya merasa dirinya pernah menghadapi tantangan membersamai anak dalam penerapan Kurikulum Merdeka, tapi tantangan tersebut dapat diatasi seiring dengan waktu. Ia mengungkapkan tantangan terbesar adalah memberikan pemahaman pada anak. Contoh, ketika anaknya melaksanakan projek menanam tanaman di rumah saat Kelas 1, saat itu tanamannya kurang bisa tumbuh dengan baik sementara guru meminta laporan perkembangannya.

“Saat dia menanam, tanamannya tidak tumbuh dengan baik, tidak seperti teman-temannya. Gurunya minta membuat laporan untuk progres pertumbuhan. Anak saya merasa sulit menyampaikannya. Jadi saya berikan pemahaman bahwa ia harus menyampaikan progresnya secara jujur. Projek ini juga melatih kejujuran,” terang Adhya.

img_title Siapa Pengguna AI Terbesar di Indonesia? Golongan Ini Tempati Posisi Teratas

Adhya mengungkapkan bahwa dengan implementasi Kurikulum Merdeka peranan orang tua dalam proses pembelajaran anak menjadi lebih besar. Sebab orang tua diharapkan lebih terlibat dan hal tersebut merupakan tanggung jawab dari orang tua. Ia merasa bahwa proses pembelajaran, termasuk pelaksanaan berbagai projek dimudahkan, karena adanya interaksi antara guru dan orang tua murid yang lain.

“Kami selalu berkomunikasi terkait perkembangan anak dan hal ini sangat membantu untuk melihat kendala pembelajaran apa saja yang dialami anak. Guru juga sangat aktif mensosialisasikan jika ada pengumuman,” terang Adhya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut