Menperin: Indonesia Net Exporter Produk Halal

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita
Sumber :
  • Kemenperin

Pada sektor modest fashion, Indonesia tetap berada pada peringkat ke-3 sepanjang tahun 2021-2022, sementara pada sektor farmasi Indonesia mengalami penurunan, dari peringkat ke-6 di tahun 2021 menjadi peringkat ke-9 di tahun 2022.

img_title Wajib Halal Tak Jadi Serentak Besok, Ini Alasan Pemerintah Longgarkan Tahapan Sertifikasi hingga Oktober 2028

“Namun bila dilihat secara keseluruhan indikator ekonomi syariah Indonesia tetap menduduki peringkat ke-4 dunia selama tahun 2021-2022,” ujar Agus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada kesempatan yang sama, Plt. Sekretaris Jenderal Kemenperin, Putu Juli Ardika menyampaikan bahwa hingga akhir tahun 2023, pihaknya telah melatih sebanyak 940 orang penyelia halal serta 154 orang auditor halal. Selain itu, Kemenperin menargetkan memberikan fasilitasi sertifikasi halal kepada 2000 industri. Kemenperin juga telah membangun 17 Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) yang sudah terakreditasi; sehingga dapat melayani masyarakat dari Aceh hingga Ambon.

img_title Pemerintah Perpanjang Kewajiban Sertifikasi Halal hingga 2028, Ini Produk yang Terdampak

Indonesia Halal Industry Awards

Sejalan dengan langkah pemerintah dalam penguatan ekosistem ekonomi syariah dan industri halal, dalam rangka promosi, peningkatan pemasyarakatan industri halal, sejak tahun 2021 yang lalu, Kementerian Perindustrian memberikan apresiasi kepada para Pemangku Kepentingan Industri Halal yang mendukung dan berperan aktif dalam penumbuhan, pengembangan dan pemberdayaan Industri Halal nasional melalui Indonesia Halal Industry Awards (IHYA).

img_title Kemenperin: Hilirisasi Industri Agro Berpotensi Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen pada 2028

“Dalam pelaksanaan kegiatan IHYA 2023 ini, kami melibatkan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor dari kalangan lembaga pemerintah, non pemerintah, industri, organisasi kemasyarakatan (Ormas), asosiasi dan akademisi,” jelas Menperin.

Peserta yang mengikuti kegiatan ini juga beragam, tidak hanya perusahaan industri saja, namun juga ada pemerintah daerah, ormas, unit Pendidikan, dan lembaga keuangan.

Plt. Sekjen Kemenperin melaporkan bahwa jumlah peserta IHYA 2023 mengalami peningkatan yang signifikan. Pada penyelenggaraan IHYA 2023 ini, jumlah total peserta mencapai 693 peserta, meningkat dari penyelenggaraan sebelumnya di tahun 2022 yang diikuti oleh 315 peserta dan penyelenggaraan tahun 2021 yang diikuti oleh 145 peserta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini kami menambahkan sub kategori baru yaitu Best Sharia Rural Bank (Bank Perekonomian Rakyat Syariah – BPRS) pada kategori Best Halal Financial Support,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Putu menjelaskan bahwa untuk menyemarakkan IHYA 2023, Kemenperin mengadakan side event, di antaranya lomba content creator, video, fotografi dan poster digital tentang proses produksi halal.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut