Gelar CVC, Bea Cukai Tanjung Emas Pastikan Pelayanan Optimal

Bea Cukai gelar CVC
Sumber :
  • Bea Cukai

VIVA – Lewat kegiatan customs visit customer (CVC), Bea Cukai Tanjung Emas jalin koordinasi dan komunikasi dengan produsen barang kena cukai (BKC) di Karanganyar, Jawa Tengah, PT Indo Acidatama pada Jumat, 03 November 2023.

img_title Sempat Kabur Usai Diperiksa KPK, Dedi Congor Ternyata Sudah Jadi Tersangka Baru Kasus Bea Cukai Sejak September

Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Emas, Galih Elham Setiawan mengatakan koordinasi dilakukan pihaknya untuk memastikan kelancaran pengawasan dan pelayanan BKC di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dalam upaya ini, kami juga berkoordinasi dengan Bea Cukai Surakarta agar mampu mengakomodasi segala kendala dan masukan dari PT Indo Acidatama”, imbuhnya.

img_title Bahlil soal Pasokan Gas ke Singapura Dikurangi: Prioritas Penuhi Kebutuhan Dalam Negeri, Baru Ekspor

Ketahui bahwa PT Indo Acidatama merupakan produsen BKC berupa etil alkohol. Dalam bisnisnya, PT Indo Acidatama melakukan importasi bahan baku produksi dari luar negeri, yang kemudian diolah di dalam negeri untuk tujuan ekspor.

Manager Marketing PT Indo Acidatama, Herudi pun menyampaikan bahwa pihaknya tidak menemukan kendala dalam pelaksanaan kegiatan ekspor impor, justru PT Indo Acidatama sangat terbantu dengan adanya fasilitas pembebasan dan tidak dipungut cukai yang telah ditetapkan.

img_title Ekspor Diperkuat, Komoditas Unggulan Sumut Senilai Rp258,9 Miliar Dikirim ke Berbagai Negara

"Fasilitas ini bahkan mampu meningkatkan produktifitas kami dibandingkan saat pandemi lalu," tegasnya.

Besar harapan audiensi dan komunikasi ini mampu meningkatkan kualitas pelayanan Bea Cukai Tanjung Emas, sehingga dapat mendorong perekonomian Jawa Tengah.

Anggota KPK membawa koper dan barang lainnya menuju mobil usai melakukan penggeledahan di kantor KPPBC Tipe Madya Kudus

KPK Geledah Enam Perusahaan Terafiliasi PT Djarum Terkait Kasus Bea Cukai, Sita Dokumen

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah dokumen seusai menggeledah enam perusahaan terafiliasi PT Djarum di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, pada 29 Oktober 2026

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut