Psikosomatik: Dampak Perundungan di Ruang Digital
- Kemenkominfo
Chyntia Andarinie selaku Founder Mom Influencer Indonesia dan Social Media Specialist Unpopulart Creative serta narasumber webinar Makan Cakap Digital memaparkan materi Etika Dasar Dalam Membentuk Karakter Anak. Chyntia berpendapat sebagai orang tua harus benar-benar memerhatikan urgensi konten-konten yang dibagikan di ruang digital,”Daripada oversharing lebih baik bagikan informasi bermanfaat seperti parenting, travelling, dan makanan.”
Selain itu Chyntia juga menyampaikan solusi untuk menghentikan perundungan di ruang digital yaitu tetap tenang (jangan panik dan emosi dalam menghadapinya), abaikan gangguan (jangan menanggapi hal-hal yang tidak perlu dan sengaja memancing emosi), kumpulkan bukti (arsipkan dengan rapi tangkapan layar dan cetak jika diperlukan), laporkan (jika perundungan tersebut tidak kunjung berhenti maka laporkan kepada pihak berwajib agar pelaku jera), dan blokir akses (jangan perbolehkan pelaku bisa mengakses akun media sosial kita).
Pemaparan Keamanan Digital oleh Rezki Achyana selaku CEO Parakerja dan Founder Tamtam Therapy Centre menjadi akhir kegiatan webinar Makin Cakap Digital. Rezki menyatakan orang tua perlu membuat anak percaya dan merasa aman. Proses tersebut dapat dibiasakan dengan memulai bertanya aktivitas anak pada hari itu, lalu bertanya apakah anak senang atau tidak. Ketika anak mau bercerita hal baik maupun hal buruk, anak akan percaya jika ada masalah maka orang tua mampu membantu mencarikan solusi. Hal tersebut dapat mengurangi bahkan menghilangkan perundungan di ruang digital pada anak.
Kegiatan webinar ini merupakan salah satu rangkaian untuk meningkatkan program Makin Cakap Digital yang diadakan oleh Kemenkominfo. Adapun informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan dapat diakses melalui website info.literasidigital.id, media sosial Instagram @literasidigitalkominfo Facebook Page dan Kanal Youtube Literasi Digital Kominfo.