Menjelajahi Ruang Digital Tanpa Batas
- Kemenkominfo
Selanjutnya dilanjutkan pemaparan materi Keamanan Bertransaksi di Ruang digital oleh Faqih Faturrachman selaku Digital Marcoom Consultant dan Founder Frame Indonesia Group pada pilar Budaya Digital. Faqih berpendapat berbisnis di ruang digital dengan aman adalah hal yang sangat mungkin dapat dilakukan. Umpan dalam mencari konsumen yaitu konten. Melalui konten harus dijelaskan cerita apa yang ingin disampaikan kepada masyarakat. Setelah konten sudah siap lalu konten tersebut harus disebarkan, penyebaran tersebut harus rutin dan masif sehingga menjangkau konsumen dari berbagai wilayah.
Pemaparan materi terakhir yaitu Literasi Digital pada pilar kecakapan digital oleh Hendy Dion. Hendy menjelaskan terdapat berbagai manfaat literasi digital yaitu memperluas jangkauan pasar, meningkatkan visibilitas merek, meningkatkan interaksi dengan pelanggan, dan meningkatkan efisiensi operasional. Ruang digital dapat digunakan untuk berbisnis dengan aman, efektif, dan kreatif yaitu dengan cara tentukan jenis usaha, lakukan RnD (Research and Development), buat anggaran dan persiapkan modal, tentukan keunikan dari produk yang akan dijual, buat strategi promosi, dan tidak meniru produk suatu brand yang telah ada.
“Barang KW akan mematikan rezeki brand original!” tukas Hendy. Hal ini dikarenakan barang tiruan bisa dipasarkan dengan harga yang jauh lebih murah sehingga dapat menarik banyak konsumen. Oleh karena itu diperlukan etika berbisnis dalam ruang digital yaitu kejujuran guna memastikan keamanan dan kemajuan berbisnis di ruang digital.
Kegiatan NOBAR ini merupakan salah satu rangkaian untuk meningkatkan program Makin Cakap Digital yang diadakan oleh Kemenkominfo. Adapun informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan dapat diakses melalui website info.literasidigital.id, media sosial Instagram @literasidigitalkominfo Facebook Page dan Kanal Youtube Literasi Digital Kominfo.