Ini Akibat Jarang Scaling Gigi yang Perlu Anda Ketahui!
- freepik
1. Mencegah penyakit gusi
Karang gigi yang menumpuk bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri penyebab penyakit gusi. Scaling gigi akan membantu membersihkan dan mengangkat karang gigi tersebut, sehingga gusi Anda tetap sehat.
2. Membuat nafas lebih segar
Bau mulut kerap berasal dari bakteri yang terperangkap di dalam karang gigi. Dengan menghilangkan karang gigi, scaling gigi dapat membuat nafas Anda terasa lebih segar.
3. Mencegah gigi berlubang
Plak yang dibiarkan menumpuk dapat menghasilkan asam yang merusak lapisan gigi dan menyebabkan gigi berlubang. Scaling gigi dapat membantu menghilangkan plak dan mencegah gigi berlubang.
4. Membuat gigi terlihat lebih putih
Source : freepik
Karang gigi dapat membuat gigi terlihat kusam dan kuning. Scaling gigi dapat membantu menghilangkan noda dan membuat gigi terlihat lebih putih.
5. Menjaga kesehatan secara keseluruhan
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kesehatan mulut yang buruk dapat meningkatkan risiko penyakit lain di tubuh, seperti penyakit jantung dan diabetes. Scaling gigi dapat membantu menjaga kesehatan mulut secara keseluruhan dan mungkin dapat mengurangi risiko penyakit tersebut.
Selain manfaat di atas, scaling gigi juga dapat membantu mengurangi risiko gigi copot dan membersihkan area di bawah gusi yang sulit dijangkau dengan sikat gigi.
Setelah mengetahui manfaatnya, adakah bahaya yang mengintai apabila jarang scaling gigi?
1. Penumpukan Plak dan Tartar
Plak adalah lapisan lengket yang terbentuk oleh bakteri dan sisa makanan di permukaan gigi. Jika plak tidak dibersihkan secara teratur, itu bisa mengeras menjadi tartar, yang sulit untuk dihilangkan hanya dengan menyikat gigi biasa. Penumpukan tartar dapat menyebabkan iritasi pada gusi dan memicu masalah kesehatan mulut yang lebih serius.
2. Peradangan Gusi dan Penyakit Gusi
Salah satu akibat paling umum dari penumpukan plak dan tartar adalah peradangan gusi atau gingivitis. Gingivitis ditandai dengan gusi yang merah, bengkak, dan berdarah. Jika tidak diobati, gingivitis dapat berkembang menjadi penyakit gusi yang lebih serius seperti periodontitis, yang dapat menyebabkan kerusakan permanen pada jaringan pendukung gigi dan bahkan kehilangan gigi.