Pecahkan Rekor, Dua Atlet Indonesia Dapat Bonus

Penyerahan bonus pada atlet berprestasi
Sumber :
  • VIVA.co.id/Febrika Indirawati

VIVA – Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia, Bob Hasan memberikan bonus kepada Karisma Evi Tiarani dan Muhammad Zohri, karena berhasil memecahkan rekor.

img_title Prabowo Beri Bonus Rp3 Miliar untuk Atlet Peraih Emas Asian Games

Karisma Evi Tiarani yang berusia 18 tahun, berhasil memecahkan rekor dan mendapat medali emas di kejuaraan dunia para atletik 2019 di Dubai. Karisma tidak menyangka, jika dirinya bisa berhasil memecahkan rekor dunia. Ia berhasil memecahkan rekor 14,72 detik di nomor 100 meter putri kelas T36.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sebenarnya sih belum nyangka, karena lawan-lawan juga sudah senior dan pasti lebih berpengalaman. Apalagi, ini pertandingan tingkat dunia yang pertama buat saya, jadi ya gak nyangka lah,” jelas Eva saat ditemui di Stadion Madya Senayan, Jakarta, Rabu 20 November 2019.

img_title Presiden Prabowo: Olahraga adalah Kehormatan Bangsa, Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang

Selain Eva, sprinter Muhammad Zohri juga memecahkan rekor nasional yang sebelumnya dipegang oleh pelari senior Suryo Agung. Zohri berhasil memecahkan rekor tersebut di Kejuaraan Atletik Asia 2019 di Doha, Qatar.

Zohri berhasil memecahkan rekor nasional dengan catatan waktu 10,15, lebih cepat 0,02 detik dari rekor sudah dipegang oleh Suryo Agung selama 10 tahun. Suryo Agung wibowo mencatat waktu 10,17 dalam ajang SEA Games 2009 di Laos.

img_title Prabowo Beri Bonus Buat Atlet Asian Games dan Para Games Total Rp158,3 Miliar

Berhasil memecahkan rekor, baik Eva maupun Zohri keduanya mendapat tabungan Harmoni Ar-Raafa dari BPR Syariah Mitra Harmoni. Tabungan tersebut diberikan secara langsung oleh Joko Riswanto sebagai direktur BPR Syariah Mitra Harmoni.

Joko menyebutkan, jika penyerahan berbentuk tabungan ini bisa beralih dari pola konsumtif ke pola produktif. Selain itu, tabungan yang diberikan sebesar Rp100 juta ini nantinya bisa digunakan sebagai modal usaha dan menunjang masa depan mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Supaya pola konsumtif beralih ke pola produktif. Supaya nanti tabungan ini untuk modal usaha, dan mampu menunjang masa depan atlet,” jelas Joko.

Laporan Febrika Indirawati / Jakarta

Olahraga Jadi Benteng Anak Muda dari Radikalisme, Tawuran hingga Narkoba

Olahraga Jadi Benteng Anak Muda dari Radikalisme, Tawuran hingga Narkoba

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat terus mendorong olahraga menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda sekaligus upaya pencegahan berbagai perilaku ne

img_title
VIVA.co.id
31 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut