Audisi PB Djarum Sama Sekali Tak Langgar UU SKN

Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Gatot S Dewa Broto
Sumber :
  • Antarafoto

VIVA – Kementerian Pemuda dan Olahraga menegaskan, Audisi PB Djarum sudah seharusnya berjalan. Sebab, lewat audisi tersebut, negara terbantu terkait pembinaan usia dini di bidang bulutangkis.

img_title Kemenpora Permudah Aturan Kongres Organisasi Pemuda dan Olahraga

Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga, Gatot S Dewa Broto, menyatakan tak ada pasal di Undang Undang Sistem Keolahragaan Nasional yang dilanggar oleh PB Djarum dalam menyelenggarakan audisi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gatot pun mengakui Audisi PB Djarum begitu sentral perannya dalam urusan regenerasi bulutangkis di Indonesia. Tak dihindari, PB Djarum selama ini memang banyak menyumbangkan pemain top untuk Indonesia.

img_title Dari 2.140 Peserta, 9 Atlet Terpilih Gabung PB Djarum

Liem Swie King, Rudy Hartono, Christian Hadinata, Susy Susanti, Tontowi Ahmad, hingga Kevin Sanjaya, adalah barisan jebolan PB Djarum.

"Audisi Djarum sama sekali tak melanggar UU SKN. Kami tak memihak ke mana pun. Dan, perlu digarisbawahi, ada perbedaan persepsi antara Djarum dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia," kata Gatot kepada VIVAnews, Selasa 10 September 2019.

img_title Kejuaraan Aquabike Indonesia: Eks Menpora Dito Ariotedjo Naik Podium Ketiga

"Penting sekali kehadiran Audisi Djarum, mengingat APBN untuk olahraga begitu terbatas dan harus dibagi ke cabang lainnya. Peran swasta memang dibutuhkan. Sikap Kemenpora, sama dengan surat terbuka Pak Menteri Imam Nahrawi, mendukung terus digelarnya audisi," lanjutnya.

Gatot menambahkan, sebenarnya Kemenpora ingin menggelar mediasi antara Djarum dengan KPAI. Sejatinya, pertemuan digelar hari ini.

Namun, rencana urung terlaksana karena berbagai hal. Akhirnya, ada wacana pertemuan digelar pada Rabu 11 September 2019.

"Rencananya besok. Mudah-mudahan, semua bisa hadir. Ini harus ditemukan solusinya. Sebab, dampaknya begitu besar," jelas Gatot.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, anggota DPR RI Komisi X, Mujib Rohmat, menyatakan dalam mediasi, tak cuma Imam yang akan menjadi penengah. Ketua Komite Olimpiade Indonesia, Erick Thohir, juga akan menjadi mediator dalam pertemuan tersebut.

"Harus ada solusi yang baik. Rencananya, Erick Thohir akan menjadi mediator. Djarum juga harus bisa menerima kritik," ujar Mujib. (one)

Presiden dan  para atlet peraih medali Asian Games ke-20 dan Asian Para Games ke-5

Bonus Rp158 Miliar untuk Atlet Indonesia di Asian Games dan Asian Para Games 2026 Siap Cair

Kemenpora menyiapkan bonus Rp158 miliar untuk 219 atlet dan pelatih peraih medali Asian Games serta Asian Para Games 2026. Berikut rincian penerimanya.

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut