Moeldoko Sambangi PB Djarum, Tegaskan Audisi Bulutangkis Berlanjut

Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko kunjungi markas PB Djarum GOR Jati Kudus
Sumber :
  • PB Djarum

VIVA – Djarum Foundation mengapresiasi perhatian Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko terhadap polemik eksploitasi anak yang dituduhkan kepada PB Djarum. Ini setelah Moeldoko secara khusus mengunjungi markas PB Djarum, di GOR Jati Kota Kudus, Kamis pagi 12 September 2019.

img_title KPAI Sorot Masalah Perlindungan Anak di Perbatasan, BNPPDT Pastikan Tindak Lanjut

Selain meninjau, Moeldoko menyempatkan diri berbincang dengan para pengurus dan atlet-atlet PB Djarum. Perbincangan seru dan interaksi hangat pun terjalin dari kunjungan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami menyambut baik perhatian yang diberikan oleh Pak Moeldoko dan jajaran Kantor Staf Presiden atas polemik yang timbul belakangan ini. Tentunya kami berharap ke depan ada solusi untuk kebaikan bersama, khususnya demi prestasi bulutangkis Indonesia,” ungkap Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin.

img_title Dari 2.140 Peserta, 9 Atlet Terpilih Gabung PB Djarum

Yoppy kembali menegaskan Djarum Foundation dan PB Djarum merupakan entitas yang berbeda dengan bisnis rokok yang dijalankan oleh PT Djarum. Program Audisi Umum, murni merupakan pembinaan yang dilakukan PB Djarum dalam mencari bibit pebulutangkis berbakat.

“Tadi sudah kami sampaikan kepada beliau (Moeldoko) dan beliau juga sudah mengecek langsung aktivitas di PB Djarum. Bahwa ini murni pembinaan atlet,” terangnya.

img_title Dorong Pemda Percepat Kepemilikan Akta Kelahiran Anak, Wamendagri Ribka Minta Target 100 Persen Rampung Tahun Ini

Terkait pernyataan Moeldoko yang meminta Audisi Umum dilanjutkan karena tidak ada unsur eksploitasi anak, Yoppy mengaku siap menindaklanjuti. “Tentu ada proses-proses yang akan berjalan. Kami dalam posisi siap menindaklanjuti,” kata Yoppy.

Tak hanya mengunjungi GOR Jati yang menjadi markas PB Djarum, Moeldoko juga mengunjungi sejumlah SMK di Kudus, yaitu SMK Raden Umar Said (RUS), SMK PGRI 1, SMK Ma’arif, SMK Wisuda Karya, dan SMK Assaidyah 2. Sekolah-sekolah kejuruan tersebut merupakan binaan dan mendapatkan fasilitas dari Djarum Foundation.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Moeldoko mengatakan bahwa program Audisi Umum yang dilakukan PB Djarum harus terus berjalan untuk menjaga mata rantai prestasi bulutangkis Indonesia. Mantan Panglima TNI ini menegaskan tidak ada unsur eksploitasi anak dalam kegiatan tersebut.

"Yang ada mengeksplorasi kemampuan anak kita menjadi juara. Itu tindakan positif menjadi juara, tidak ada juara tanpa kerja keras. Jadi audisi PB Djarum tetap berlanjut, saya bela keinginan anak untuk jadi juara," kata Moeldoko. (ren)

SAW sedang Menunjukkan Foto Anaknya Berkebutuhan Khusus yang Diduga Korban Bully Tetangga Berakhir Tewas di Surabaya

Kasus Perundungan Anak Disabilitas hingga Meninggal di Surabaya, KPAI Kawal Proses Hukum

KPAI mengawal proses hukum terhadap anak-anak yang diduga terlibat dalam kasus perundungan terhadap seorang anak penyandang disabilitas hingga meninggal dunia di Surabaya

img_title
VIVA.co.id
22 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut