Mengobati Trauma Tsunami Lewat Triathlon Lintas Alam

Para peserta Rhino X Triathlon
Sumber :
  • Vox Populi Publicist

Sehingga, risiko minimnya peserta sangat besar. Namun, dalam penyelenggaraan 27 hingga 29 September 2019 lalu, ketakutan itu ternyata tidak terbukti.

img_title NTT Diguncang Gempa 5 Magnitudo

Lebih dari 120 peserta, beberapa juga berasal dari mancanegara, ikut ambil bagian dalam ajang tersebut. Pun, kejutan terjadi ketika atlet pelatnas pentathlon, Muhammad Taufik, tercecer ke peringkat tiga dan kalah dari pendatang baru, Daniel Frans Watopa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya bisa bilang, event ini sukses. Dari perjalanannya tadi, di mana masih dalam proses rehabilitasi, hingga keyakinan kami yang tarik ulur. Pada akhirnya, kami bisa menggelar event ini dalam kondisi terbatas," ujar Rully.

img_title Puan Dukung Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, Ingatkan Harus Bermanfaat

Pemandangan alam Tanjung Lesung sebenarnya jadi kunci dalam menarik perhatian peserta. Itu diakui oleh peserta berdarah Belanda, Lieselotte Heederik.

Lieselotte, yang memenangkan kategori women open di Rhino X Triathlon tersebut, mengaku tak khawatir dengan bencana yang terjadi di Tanjung Lesung 2018 lalu.

img_title 1.730 Bencana Melanda Indonesia hingga September 2026, Terbanyak Karhutla dan Banjir

"Saya selalu kangen dengan Tanjung Lesung. Alam di sini begitu luar biasa. Tsunami? Tahun lalu sudah, masa terjadi lagi. Tidak, saya tidak takut. Berlari, berenang, dan bersepeda di sini, selalu menyenangkan bagi saya. Makanya, saya selalu senang ketika datang ke Tanjung Lesung," terang Lieselotte.

Pernyataan Lieselotte cukup mewakili bahwa triathlon dan alam bisa menjadi obat tepat bagi trauma bencana di Tanjung Lesung. Pun, banyak atlet nasional yang merasa nyaman berkompetisi di Tanjung Lesung, seperti Frans.

"Luar biasa treknya. Saat bersepeda, banyak kejutan yang disajikan. Alamnya juga indah. Ini jadi pengalaman bagi saya melakoni triathlon di alam terbuka," kata Frans.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rully menuturkan, di 2020, Rhino X Triathlon akan dimodifikasi lagi untuk menarik lebih banyak peserta. Tujuannya cuma satu, yakni menarik wisatawan untuk kembali lagi meramaikan kawasan Tanjung Lesung.

"Selat Sunda aman. Tahun depan, kami bermaksud menambah kelas yang ramah dengan wisatawan. Mungkin menambah kelas eksekutif atau family. Intinya, kawasan ini akan dipercantik lagi. Ayo ke Tanjung Lesung, Selat Sunda aman," terang Rully.

Dokter memeriksa kondisi orangutan kalimantan (Pongo pygmaeus) dalalm kondisi lemah di Ketapang

Akademisi Dorong Penanganan Satwa saat Bencana Ditangani Pusat

Penanganan satwa ketika terjadi bencana besar seperti kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dinilai perlu memiliki komando yang lebih jelas dari pemerintah pusat.

img_title
VIVA.co.id
14 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut