Rafael Nadal Bakal Berbahaya di 2020

Petenis Spanyol. Rafael Nadal
Sumber :
  • Instagram/@rafaelnadal

VIVA – Petenis asal Spanyol, Rafael Nadal memiliki tekad besar di 2020 mendatang. Dia ingin menorehkan capaian baru, menyamai petenis asal Swiss, Roger Federer dalam hal juara Grand Slam.

img_title Temui Prabowo, Menbud Lapor soal Usulan Gelar Tanda Kehormatan dari Masyarakat

Federer sampai sekarang ini sudah menjuarai ajang Grand Slam sebanyak 20 kali. Sedangkan Nadal tertinggal satu gelar juara lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya sudah berada di jalur saya sendiri, seperti yang telah saya capai sepanjang hidup saya. Inilah kenyataannya," ujar Nadal, dikutip dari Marca.

img_title Istana Ungkap Penganugerahan Tanda Kehormatan Digelar Sepekan Setelah HUT ke-81 RI

"Tapi, mencapai 20 Grand Slam adalah impi, meskipun saya mengetahui, ambisi yang tertahan itu akan jadi buruk," imbuhnya.

Di usianya yang sudah memasuki 33 tahun, Nadal masih bisa bersaing di tingkat atas tenis dunia. Sepanjang 2019, dia mampu memenangkan dua gelar Grand Slam.

img_title Tak Punya Gelar Kuliah Bukan Berarti Kalah! Ini 9 Kelebihan Orang Tanpa Pendidikan S1 yang Sering Tak Disadari

Nadal menang kala tampil di French Open tahun ini. Lalu dia juga memenangkan pertarungan di ajang bergengsi US Open.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari 19 gelar Grand Slam yang dia raih, mayoritas dia mendapatkannya di French Open. Di sana dia mampu menang sebanyak 12 kali.

Sedangkan di US Open, Nadal menang dalam empat edisi. Lalu dua gelar juara dari Wimblaedon, dan satu lagi didapatkannya saat tampil di Australian Open.

Calon Ketua Umum Iluni UI, Boni Hargens

Soal Aturan Sidang S3, Analis: Diperlukan Kompetensi Empiris, Bukan Gelar Akademik

Boni menegaskan bahwa seorang praktisi atau pakar yang memiliki kompetensi spesifik dapat menguji mahasiswa S3 meskipun belum menyandang gelar doktoral.

img_title
VIVA.co.id
8 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut