GBK Aquatic Stadium Curi Perhatian Timnas Renang Prancis

Timnas Renang Prancis
Sumber :
  • NOC Indonesia

“Hubungan NOC Indonesia dengan Comité National Olympique et Sportif Français atau Komite Olimpiade Nasional Prancis sangat baik. Presiden kami, Raja Sapta Oktohari dengan David Lappartient juga sangat baik. Sejauh ini kami sudah bekerja sama di bidang Equestrian, kemungkinan next-nya bisa saja renang atau akuatik,” ujar Josephine.

img_title Gagal Tembus 10 Besar, Liquor Harrison dan Made Aubrey Terhenti di Penyisihan Renang Asian Games 2026

“Ini merupakan langkah yang baik, dan akan menjadi loncatan besar karena memang Indonesia itu fasilitasnya sudah diakui, tinggal dari sisi prestasinya harus diakui dengan system pembinaan yang lebih baik. Semoga ini juga bisa menginspirasi atlet-atlet renang Indonesia dan ke depannya Indonesia bisa menjadi tuan rumah Olimpiade dan Aquatic World Championship,” lanjutnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Teknik Federasi Renang Prancis (FFN) Denis Auguin menjelaskan ada 29 atlet terbaik Prancis yang datang dan menjelani latihan selama 10 hari di Aquatic Stadium GBK Senayan. Lokasi ini dipilih sebagai venue persiapan aklimatisasi karena mereka membutuhkan fasilitas yang lengkap. 

img_title Hasil Renang Asian Games 2026: Flairene Candrea Melenggang ke Final 100 Meter Gaya Punggung, Adelia Chantika Terhenti

“Fasilitas di sini sangat bagus. Ada kolam 50 meter, ada ruang basah (wet room), dan kolamnya juga sangat indah. Ini tempat yang sangat baik untuk berenang. Fasilitasnya sangat memadai, karena kami harus melakukan latihan renang, kemudian ada renang artistik, lalu keesokan harinya ada loncat indah,” jelas Auguin. 

“Tidak mudah mendapatkan tempat latihan yang lengkap seperti ini. Bagi tim Prancis, ini sangat menguntungkan karena semua dilakukan di tempat yang sama. Tidak, tidak ada kekurangan, semuanya sempurna sesuai yang kami butuhkan,” imbuhnya. 

img_title Pengurangan Hadiah Olimpiade Sains Nasional SD-SMP, Abdul Mu'ti Buka Peluang Naikan di 2027

Pemerintah Prancis yang diwakili Laurent Legodec selaku Charge d'Affaires a.i. Kedutaan Besar Prancis di Jakarta mengatakan ini adalah tanda hubungan kerja sama yang erat antara Prancis dan Indonesia yang terus tumbuh dalam semangat persahabatan, solidaritas, dan kolaborasi. Terlebih, tahun ini juga menandai 75 tahun hubungan diplomatik antara Prancis dan Indonesia. 

“Kami sangat senang bahwa tim nasional Prancis memilih Jakarta sebagai tempat latihan menjelang kejuaraan dunia di Singapura. Pilihan ini juga menjadi bukti kualitas infrastruktur olahraga di sini. Kami berkesempatan berdiskusi dengan tim dan para direktur, dan mereka menyampaikan bahwa fasilitas di Jakarta sangat baik, bertaraf internasional,” ujar Legodec.

Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin Rahardjo (tengah)

Harlin Rahardjo Sebut Jakarta Jadi Barometer Pembinaan Akuatik Indonesia

Harlin Rahardjo menyebut Jakarta berpotensi menjadi barometer pembinaan akuatik Indonesia berkat dukungan fasilitas, infrastruktur, dan sumber daya manusia.

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut