GBK Aquatic Stadium Curi Perhatian Timnas Renang Prancis
- NOC Indonesia
“Hubungan NOC Indonesia dengan Comité National Olympique et Sportif Français atau Komite Olimpiade Nasional Prancis sangat baik. Presiden kami, Raja Sapta Oktohari dengan David Lappartient juga sangat baik. Sejauh ini kami sudah bekerja sama di bidang Equestrian, kemungkinan next-nya bisa saja renang atau akuatik,” ujar Josephine.
“Ini merupakan langkah yang baik, dan akan menjadi loncatan besar karena memang Indonesia itu fasilitasnya sudah diakui, tinggal dari sisi prestasinya harus diakui dengan system pembinaan yang lebih baik. Semoga ini juga bisa menginspirasi atlet-atlet renang Indonesia dan ke depannya Indonesia bisa menjadi tuan rumah Olimpiade dan Aquatic World Championship,” lanjutnya.
Direktur Teknik Federasi Renang Prancis (FFN) Denis Auguin menjelaskan ada 29 atlet terbaik Prancis yang datang dan menjelani latihan selama 10 hari di Aquatic Stadium GBK Senayan. Lokasi ini dipilih sebagai venue persiapan aklimatisasi karena mereka membutuhkan fasilitas yang lengkap.
“Fasilitas di sini sangat bagus. Ada kolam 50 meter, ada ruang basah (wet room), dan kolamnya juga sangat indah. Ini tempat yang sangat baik untuk berenang. Fasilitasnya sangat memadai, karena kami harus melakukan latihan renang, kemudian ada renang artistik, lalu keesokan harinya ada loncat indah,” jelas Auguin.
“Tidak mudah mendapatkan tempat latihan yang lengkap seperti ini. Bagi tim Prancis, ini sangat menguntungkan karena semua dilakukan di tempat yang sama. Tidak, tidak ada kekurangan, semuanya sempurna sesuai yang kami butuhkan,” imbuhnya.
Pemerintah Prancis yang diwakili Laurent Legodec selaku Charge d'Affaires a.i. Kedutaan Besar Prancis di Jakarta mengatakan ini adalah tanda hubungan kerja sama yang erat antara Prancis dan Indonesia yang terus tumbuh dalam semangat persahabatan, solidaritas, dan kolaborasi. Terlebih, tahun ini juga menandai 75 tahun hubungan diplomatik antara Prancis dan Indonesia.
“Kami sangat senang bahwa tim nasional Prancis memilih Jakarta sebagai tempat latihan menjelang kejuaraan dunia di Singapura. Pilihan ini juga menjadi bukti kualitas infrastruktur olahraga di sini. Kami berkesempatan berdiskusi dengan tim dan para direktur, dan mereka menyampaikan bahwa fasilitas di Jakarta sangat baik, bertaraf internasional,” ujar Legodec.