KONI Pusat Resmi Lantik Anindya Bakrie dan Pengurus PB PRSI 2025-2029

Anindya Bakrie dan Pengurus Akuatik Indonesia 2025-2029 resmi dilantik
Sumber :
  • Robbi Yanto / VIVA

VIVA – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, resmi melantik Kepengurusan Akuatik Indonesia periode 2025-2029 yang dipimpin Anindya Bakrie, Pelantikan digelar di Hotel Luwansa, Jakarta, pada Senin, 4 Agustus 2025.

img_title Samuel Maxson Dapat Kesempatan Student-Athlete di Amerika, Siapkan Langkah Menuju Olimpiade 2028

Pelantikan ini menandai kepemimpinan Anindya Bakrie untuk ketiga kalinya. Ia kembali terpilih secara aklamasi oleh 38 Pengurus Provinsi (Pengprov) PRSI dari seluruh Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dalam AD/ART, setiap ketua umum memimpin dua periode masa bakti, namun bisa tiga periode jika terpilih secara aklamasi. Dan Pak Anin ini terpilih secara aklamasi,” ujar Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman dalam pidatonya.

img_title PB Akuatik Indonesia Hadirkan Format Baru Polo Air 4x4 di IOAC 2026

Turut hadir dalam acara pelantikan, Menpora Dito Ariotedjo dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Widiyanti Putri Wardhana, serta sejumlah legenda renang nasional.

Dalam sambutannya, Anindya mengumumkan transformasi nama organisasi dari PRSI menjadi Akuatik Indonesia, menyesuaikan dengan perubahan Federasi Renang Dunia (FINA) yang kini menjadi World Aquatics.

img_title Pelatih Timnas Jepang Turun Tangan, Polo Air Indonesia Dapat Suntikan Ilmu Baru

“Kenapa PRSI pindah jadi Akuatik? Ini karena FINA berubah jadi World Aquatics. Logonya diserahkan masing-masing dan kami buat melalui sayembara,” jelas Anindya.

Ia juga menekankan bahwa cabang olahraga akuatik tidak hanya sebatas renang, tetapi juga mencakup polo air, loncat indah, hingga renang masters. Karena itu, transformasi ini dianggap penting sebagai langkah menuju masa depan olahraga air Indonesia.

Anindya mengungkapkan rencana kerja sama strategis antara Akuatik Indonesia dan Kementerian Pariwisata, khususnya dalam program open water swimming yang diintegrasikan dengan destinasi wisata.

“Ini merupakan pergerakan ekonomi melalui pariwisata. Kita akan bekerja sama dengan pariwisata untuk memasyarakatkan renang lewat kegiatan wisata air,” katanya.

Di sektor pendidikan, Anindya juga ingin renang masuk ke dalam kurikulum nasional. Menurutnya, berenang sejak dini bukan hanya berdampak positif bagi kesehatan, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kecerdasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami bekerja sama dengan Menteri Pendidikan Dasar karena ada penelitian bahwa anak yang lebih awal berenang bisa meningkatkan IQ,” ujarnya.

Anindya menegaskan bahwa periode ketiga kepemimpinannya akan difokuskan pada pencapaian prestasi tertinggi, yaitu meraih medali di Olimpiade.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut