Menpora Nilai Anindya Bakrie Berhasil Majukan Akuatik Indonesia

Menpora Dito Ariotedjo
Sumber :
  • Kemenpora

VIVA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Dito Ariotedjo, memberikan apresiasi terhadap kepengurusan baru Akuatik Indonesia periode 2025-2029 yang resmi dikukuhkan. Anindya Bakrie kembali dipercaya memimpin federasi tersebut untuk ketiga kalinya.

img_title Samuel Maxson Dapat Kesempatan Student-Athlete di Amerika, Siapkan Langkah Menuju Olimpiade 2028

Pria yang akrab disapa Anin itu sebelumnya telah menjabat sebagai Ketua Umum Akuatik Indonesia pada periode 2016-2020 dan 2021-2025. Pengukuhan kepengurusan digelar di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Senin 4 Agustus 2025, dan dipimpin langsung oleh Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pastinya, kami memberikan nilai untuk periode kedua Mas Anin. Kebetulan saya menjadi Menpora ketika Mas Anin menjalankan periode kedua," ujar Dito.

img_title Pecahkan Rekor di IOAC 2026, Samuel Maxson Bidik World Cup Beijing dan Olimpiade LA 2028

"Saya rasa sudah membuahkan hasil yang sangat baik, sangat banyak. Atlet-atlet muda dari pelatnas sekarang berusia 16 tahun atau tidak jauh," lanjutnya.

Menpora Dito berharap, di periode ketiga Anindya, Akuatik Indonesia bisa semakin menunjukkan daya saing di panggung internasional. Salah satu target utamanya adalah mencetak prestasi di Olimpiade Los Angeles 2028.

img_title PB Akuatik Indonesia Hadirkan Format Baru Polo Air 4x4 di IOAC 2026

"Untuk periode ketiga ini bagaimana kita bikin legacy, tercepat yaitu di Olimpiade 2028. Pemerintah hadir dalam tiga hal utama. Pertama, infrastruktur," imbuh Dito.

Menurutnya, pemerintah saat ini tengah membangun Cibubur Youth Elite Center, yang salah satu fokus cabangnya adalah olahraga akuatik. Tak hanya itu, pengembangan pusat pelatihan baru juga sedang dirancang di kawasan yang tak jauh dari Cibubur.

"Infrastruktur kami membangun Cibubur Youth Elite Center untuk anak muda, satu di antaranya cabor akuatik. Insyaallah nanti ada pengembangan lagi training center yang tidak jauh dari Cibubur, yang lebih besar lagi," jelasnya.

"Di situ juga akan dibangun untuk akuatik, dan saya rasa banyak training center, contohnya atletik di Pangalengan yang bisa digunakan akuatik. Itu untuk infrastruktur," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dito juga menyoroti pentingnya peningkatan sumber daya manusia (SDM), termasuk pemberian beasiswa pendidikan untuk atlet dan tenaga olahraga. Upaya ini menjadi pilar kedua dalam strategi pemerintah mendukung prestasi olahraga nasional.

"Bagaimana kita menyiapkan SDM, yaitu saat ini kita sudah memiliki beasiswa S2 tenaga olahraga sampai atlet. Selanjutnya, kita mengusulkan untuk S1-nya. Jadi atlet-atlet muda yang masih SMP dan SMA ini nantinya sudah dipersiapkan untuk mengambil universitas tingkat dunia jalur sports athlete," ungkapnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut