Kronologi Pemecatan Versi Shin Tae-yong

Coach Shin Tae-yong dan Hokky Caraka saat konferensi pers di Stadion Manahan, Solo, Jumat (20/12).
Sumber :
  • VIVA.co.id/Fajar Sodiq (Solo)

VIVA – Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menepis anggapan bahwa pemecatannya dari kursi pelatih Garuda disebabkan kegagalan di Piala AFF 2024. Ia menilai alasan tersebut tidak masuk akal.

img_title 12 Pemain Abroad Perkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Luke Vickery Bikin Debut

Seperti diketahui, Indonesia gagal melangkah ke semifinal Piala AFF 2024 setelah hanya finis di posisi ketiga Grup B, di bawah Filipina dan Vietnam. Hasil itu memicu spekulasi bahwa masa depan Shin di Timnas sudah berada di ujung tanduk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak yang menduga kegagalan tersebut menjadi pemicu utama keputusan PSSI memecat Shin pada Januari 2025. Namun, pelatih asal Korea Selatan itu membantah keras tudingan itu.

img_title Resmi! 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026: John Herdman Bawa Kekuatan Terbaik

Dalam podcast JakPot milik Jeong Seok Seo atau Jeje, yang merupakan mantan penerjemahnya di Timnas Indonesia, Shin mengaku heran dengan isu yang beredar. Ia menegaskan bahwa sejak awal, PSSI tidak menargetkan juara di Piala AFF 2024.

"Sebenarnya saya dan Pak Erick sudah sepakat sejak 6 bulan sebelumnya untuk menurunkan U-22 di AFF, waktu itu soalnya pemain timnas senior belum lengkap. Nanti, Desember 2025 akan ada SEA Games di Thailand, jadi kami sepakat siapin itu. Dia bilang enggak usah pikirkan hasil, fokus saja kasih pengalaman ke pemain muda. Pak Erick bilang begitu sekitar tiga kali," papar STY.

img_title Taisei Marukawa Jalani Naturalisasi, Timnas Indonesia Dapat Opsi Baru Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Shin mengungkapkan, skuad yang dibawanya di Piala AFF 2024 merupakan tim termuda di turnamen tersebut. Rata-rata usia pemain hanya 20,5 tahun, jauh di bawah mayoritas kontestan lain yang mengandalkan tim senior penuh.

Keputusan itu, kata Shin, memang diambil demi memberikan jam terbang kepada generasi muda menjelang SEA Games 2025. Baginya, hasil di Piala AFF bukan prioritas sesuai kesepakatan awal dengan Ketua Umum PSSI Erick Thohir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi kalau dibilang saya diberhentikan karena gugur di Piala AFF, saya rasa kurang masuk akal," tegas Shin, yang kini menukangi klub Korea Selatan, Ulsan HD.

Pernyataan ini membuat publik kembali mempertanyakan alasan sebenarnya di balik pemecatan Shin Tae-yong. Apalagi, selama lima tahun membesut Garuda, ia dinilai berhasil meningkatkan kualitas permainan Timnas dan membawa tim bersaing di level Asia.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut