Pengakuan Guardiola Usai Manchester City Dipecundangi Tottenham

Manajer Manchester City, Pep Guardiola
Sumber :
  • AP Photo/Ian Hodgson

VIVA – Manchester City harus menelan pil pahit di kandang sendiri. Bermain di Stadion Etihad, Sabtu 23 Agustus 2025, The Citizens dipermalukan Tottenham Hotspur dengan skor 0-2 pada pekan kedua Liga Inggris.

img_title Manchester City Dipermalukan Brighton di Kandang Sendiri, Arsenal Selangkah Lagi Rebut Puncak Premier League

Dua gol Tottenham masing-masing dicetak oleh Brennan Johnson dan Joao Palhinha. Hasil ini membuat City gagal melanjutkan tren positif dan justru terpuruk di awal musim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih Man City, Pep Guardiola, tidak menampik bahwa timnya kehilangan kualitas dalam laga tersebut. Ia menilai anak asuhnya banyak melakukan kesalahan mendasar yang berujung pada hilangnya momentum permainan.

img_title Prediksi Chelsea Vs Manchester United: 2 Tim yang Terluka

"Kami memulai dengan baik. Kami kemasukan gol yang memang bisa saja terjadi. Hal-hal sederhana, kami kehilangan hal-hal sederhana dengan bola," ujar Guardiola seperti dilansir NBC Sports.

Mantan pelatih Barcelona itu juga menyoroti lemahnya respon para pemain saat menghadapi tekanan. Menurutnya, City kalah karena gagal menjaga kualitas permainan yang seharusnya dimiliki tim sekelas mereka.

img_title Usai Menggila bersama Timnas Indonesia, Mitchell Baker Kini Bidik Klub Premier League

"Kami kalah dengan kualitas yang kami miliki, secara individu kami kehilangan hal-hal sederhana dengan bola. Dan tentu saja mereka mencetak gol kedua di akhir babak pertama dan itu sulit," lanjut Guardiola.

Meski begitu, Guardiola menegaskan bahwa pasukannya bukan tanpa peluang. City sempat mendapatkan sejumlah kesempatan emas, namun penyelesaian akhir dan keputusan wasit membuat mereka gagal memperkecil ketertinggalan.

"Kami membutuhkan satu gol dan kami memiliki peluang tetapi penalti tidak diberikan kepada Oscar [Bobb] dan setelah peluang untuk Erling Haaland dan Rayan [Cherki]. Kami memiliki peluang tetapi tidak bereaksi dengan baik terhadap penjagaan dan tekanan [yang dilakukan pemain Tottenham]," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi The Citizens. Sebab, sang juara bertahan justru sudah merasakan hasil negatif di pekan kedua Liga Inggris musim ini.

Sementara itu, bagi Tottenham, kemenangan di Etihad menjadi catatan manis di awal musim. Bersama pelatih anyar Thomas Frank, The Lilywhites mampu mencatatkan start sempurna dengan dua kemenangan beruntun.

Gelandang Arsenal Martin Odegaard (kiri) bersama Kai Havertz (kanan)

Man City Terjungkal, Arsenal Kembali Berkuasa di Puncak Klasemen Liga Inggris

Arsenal kembali menunjukkan taringnya dalam persaingan Liga Inggris 2026/2027. Kemenangan tipis atas Liverpool mengantarkan The Gunners menggusur Manchester City dari pos

img_title
VIVA.co.id
2 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut