Asian Boxing Tegaskan Perbati yang Sah Dipimpin Ray Zulham
- Perbati
“Adanya WB dan AB dalam THB SEA Games 2025 itu sebagai bukti bahwa PERBATI yang mendapatkan pengakuan. Sah, PERBATI yang bisa memberikan rekomendasi terhadap petinju dan ofisial Timnas Tinju Indonesia yang akan didaftarkan melalui NOC Indonesia,” kata Boy Pohan, wasit/juri Indonesia yang pernah memimpin di Olimpiade Tokyo 2021 dan Olimpiade Paris 2024.
SEA Games 2025 sendiri akan mempertandingkan 17 medali emas—9 kelas putra dan 8 kelas putri—pada 10-19 Desember 2025 di Thailand International Training Centre, Bangkok.
Ke depan, PERBATI juga berhak mengirimkan petinju Indonesia untuk tampil di Asian Games Nagoya 2026, kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028, serta event resmi yang digelar Asian Boxing dan World Boxing.
Kini, tugas berat menanti Ray Zulham dan jajaran. Mereka ditantang untuk membangkitkan tinju amatir Indonesia yang sudah 20 tahun absen dari Olimpiade. Terakhir kali Indonesia tampil di Olimpiade Athena 2004 lewat Bonyx Saweho.
Indonesia sendiri pernah melahirkan petinju legendaris, mulai dari Ferry Moniaga (Juara Asia 1980, peringkat 5 Olimpiade Munich 1972), Frans Van Bronkhorst (Juara Asia 1973), Wiem Gommies (peraih emas Asian Games 1970 dan 1978), Pino Bahari (emas Asian Games 1990), Albert Papilaya (perempatfinalis Olimpiade 1992), hingga La Paene Masara (perempatfinalis Olimpiade 1996).