Tanggapan Bung Towel Soal Kluivert Dipecat PSSI: Jangan Biarkan Sepak Bola Indonesia Di-dikte Netizen

Pengamat sepakbola, Bung Towel
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, VIVA – Pengamat sepak bola Tommy Welly atau akrab disapa Bung Towel menilai keputusan PSSI memutus kontrak Patrick Kluivert sebagai pelatih timnas Indonesia merupakan langkah tanpa pilihan lain.

img_title Thailand Juara, Garuda Pertiwi Gagal Angkat Trofi Srikandi Merdeka Cup 2026

Namun, ia juga menyoroti bahwa keputusan tersebut tak sepenuhnya lepas dari tekanan publik, terutama dari suara netizen di media sosial hastag KluivertOut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya pikir posisinya tidak ada pilihan. Jadi selama sepak bola kita menilai kinerja pelatih dikait-kaitkan dengan masa lalu (Shin Tae-yong), dengan sentimen masa lalu, maka akan sulit. Jadi pilihan mengakhiri kerja sama adalah yang terbaik,” ujar Bung Towel dalam program Dua Sisi tvOne, Jumat 17 Oktober 2025.

img_title Ratu Tisha Bongkar Masalah Timnas Indonesia: Kalah Mental

Meski begitu, Bung Towel menilai penentuan nasib pelatih seharusnya tidak hanya berdasar tekanan publik. Ia menilai dominasi opini netizen dalam keputusan-keputusan PSSI bukan hal yang ideal.

Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert

Photo :
  • PSSI

img_title UNJ Raih Gelar Juara Regional Jakarta, Liga Universitas 2026 Resmi Berakhir

“Kalau penentu lanjut atau tidaknya seorang pelatih adalah suara netizen, menurut saya itu juga tidak pas dalam konteks sepak bola,” tambahnya.

Ia mengungkapkan bahwa faktor tekanan dari warganet menjadi beban terbesar dalam kasus ini. Bahkan menurutnya, isu mengenai adanya voting pemecatan Kluivert sudah sempat beredar sebelum keputusan resmi diumumkan.

“Faktor yang paling berat adalah desakan netizen. Bahkan isunya sudah bergulir tuh, ada vote nanti dan sebagainya. Tapi ternyata hari ini kita lihat keputusannya lebih cepat,” ujarnya.

Selain tekanan publik, Bung Towel juga menyoroti persoalan di internal timnas dan Badan Tim Nasional (BTN). Ia menyebut manajer timnas sekaligus Ketua BTN, Sumardji, turut berperan dalam memanaskan situasi dengan membocorkan hal-hal internal ke publik sebelum laga melawan Irak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Karena hari Jumat, sehari sebelum lawan Irak, beliau menyampaikan hal-hal internal yang tidak perlu diungkap ke publik. Menurut saya, itu tidak etis. Dia manajer timnas, seharusnya menjaga iklim kondusif, bukan malah diumbar ke publik padahal peperangan belum selesai,” tegas Bung Towel.

Lebih lanjut, Bung Towel menilai pemecatan Patrick Kluivert bukanlah akhir dari persoalan di tubuh PSSI. Ia memandang keputusan tersebut justru menjadi awal dari proses lain yang lebih besar dan kompleks di balik layar federasi sepak bola nasional. Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari “permainan berikutnya” yang mungkin tengah berlangsung di internal PSSI.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut