Race Terakhir Indonesian Downhill 2025: Tak Ada Ampun di Batu
- Indonesian Downhill 2025
“Layout tahun ini berbeda sekitar 40% dibanding 2024. Titik start kami mundurkan, beberapa trek lama diubah, dan total panjangnya bertambah sekitar 250–300 meter,” terang Aditya.
“Kami menghadirkan section negatif yang menuntut decision making cepat jika ingin mendapatkan waktu tercepat. Kami juga meningkatkan unsur keamanan karena Bukit Klemuk ini memang curam sekali, sehingga perlu menambah jumlah jaring pengaman hampir tiga kali lipat lebih banyak dari tahun lalu,” tambahnya.
Menurut Aditya, tiga kata kunci menggambarkan lintasan tahun ini:
“Faster rider, steeper hill, last round.”
Aditya juga mengonfirmasi kehadiran sejumlah rider internasional dari Filipina, Malaysia, dan Thailand. Bahkan Tim Nasional Thailand disebut ikut turun sebagai persiapan menuju SEA Games, sedangkan Timnas Indonesia akan tampil dengan kekuatan penuh.
“Untuk seri ini, ada rider dari Filipina, Malaysia, dan Thailand yang sudah mengonfirmasi kehadirannya. Jadi selain duel antar rider nasional, kita juga disuguhi adu cepat dan adu strategi antar rider elite Asia,” jelas Aditya.
Salah satu pesaing utama, M. Abdul Hakim, datang ke Klemuk Bike Park dengan semangat tinggi. Kepercayaan dirinya meningkat setelah menjuarai seri Urban Downhill di Semarang awal bulan ini.
“Setelah menang di seri urban downhill di Semarang, pastinya saya jadi lebih percaya diri untuk menghadapi putaran final 76 IDH di Klemuk. Tapi saya enggak boleh lengah dan harus terus mengeluarkan performa terbaik,” ujar Hakim, yang akrab disapa Jambol.
Bersama tim 76 Rider DH Squad, Jambol terus mematangkan persiapan fisik dan set-up sepeda demi peluang maksimal.
“Ada selisih poin yang harus saya kejar untuk bisa merebut juara pertama. Tapi secara matematis peluangnya masih terbuka. Jadi saya harus benar-benar optimis dan all out dari sesi seeding run sampai final run nanti,” tegasnya.
10 Kelas Siap Dipertandingkan
Putaran pamungkas 76 Indonesian Downhill 2025 ini kembali mempertandingkan 10 kategori, yakni Men Elite, Women Elite, Men Junior, Men Master A, Men Master B, Men Master C, Men Sport A, Men Sport B, Men Youth, dan Women Youth.