Selamat Tinggal Igor Tudor, Terima Kasih dari Juventus

Pelatih Juventus, Igor Tudor
Sumber :
  • Fabio Ferrari/LaPresse via AP

VIVA – Juventus resmi memecat Igor Tudor dari kursi pelatih kepala menyusul hasil buruk yang terus menghantui tim dalam dua bulan terakhir.

Keputusan itu diumumkan manajemen klub pada Senin 27 Oktober 2025 hanya beberapa jam setelah Si Nyonya Tua takluk 0-1 dari Lazio di lanjutan Serie A Liga Italia.

img_title Sempat Tertinggal 0-2, Inter Milan Bangkit dan Tahan Imbang AS Roma

Tak hanya Tudor, Juventus juga memutus kerja sama dengan tiga asistennya: Ivan Javorcic, Tomislav Rogic, dan Riccardo Ragnacci.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Juventus FC mengumumkan bahwa hari ini telah memberhentikan Igor Tudor dari jabatannya sebagai pelatih kepala tim utama pria, beserta stafnya yang terdiri dari Ivan Javorcic, Tomislav Rogic, dan Riccardo Ragnacci,” tulis pernyataan resmi klub.

img_title Tanpa Jay Idzes, Sassuolo Kalah 1-2 dari Monza di Liga Italia

“Klub berterima kasih atas profesionalisme dan dedikasi mereka selama beberapa bulan terakhir dan mendoakan yang terbaik bagi karier mereka di masa depan,” lanjut pernyataan itu.

Keputusan Juventus dianggap tak bisa dihindari setelah performa tim terus menurun sejak pertengahan September.
Dalam delapan pertandingan terakhir di semua ajang, Juventus tak pernah menang, dengan catatan lima hasil imbang dan tiga kekalahan.

img_title Gagal Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 karena Cedera, Jay Idzes: Sungguh Menyakitkan

La Vecchia Signora tumbang 0-2 dari Como, 0-1 dari Real Madrid, dan terakhir 0-1 dari Lazio. Tekanan suporter dan media Italia pun memuncak hingga akhirnya manajemen mengambil langkah tegas.

Sebagai langkah darurat, Juventus menunjuk Massimo Brambilla sebagai pelatih sementara. Brambilla akan memimpin tim dalam laga berikutnya melawan Udinese pada Rabu malam waktu setempat.

“Klub juga mengumumkan bahwa untuk sementara waktu, Massimo Brambilla akan menjadi pelatih tim utama pria dan akan duduk di bangku cadangan pada laga Juventus kontra Udinese,” tulis Juventus dalam rilisnya.

Igor Tudor ditunjuk sebagai pelatih Juventus pada Maret 2025, menggantikan Thiago Motta yang sebelumnya mundur.
Namun, masa kepemimpinan Tudor tak berlangsung lama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari 24 pertandingan, ia hanya mampu mencatat 10 kemenangan, 8 hasil imbang, dan 6 kekalahan.

Padahal, eks pelatih Hellas Verona itu sempat diharapkan bisa membawa Juventus bangkit dan bersaing di papan atas Serie A.
Namun kenyataannya, performa Juventus justru stagnan bahkan menurun di bawah arahannya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut