Menpora Desak Padel Indonesia Susun Peta Jalan Menuju Olimpiade, Ungkap Belum Masuk Daftar Cabor Unggulan

Wulan Guritno bermain padel
Sumber :
  • Instagram/padelseventenn

Jakarta, VIVA – Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menegaskan bahwa Perkumpulan Besar Padel Indonesia harus memiliki peta jalan pembangunan prestasi yang jelas, mulai dari tingkat nasional hingga menuju panggung Olimpiade. Hal tersebut disampaikan Erick saat bertemu Ketua Umum PBPI Galih Dimuntur Kartasasmita beserta pengurus dan atlet di Jakarta, Selasa.

img_title Erick Thohir Beri Peringatan untuk Timnas Indonesia usai Lolos ke Piala Asia U-20 2027

Dalam pertemuan tersebut, Erick menyebut dirinya akan meminta langsung rencana lengkap terkait target di berbagai ajang multievent.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya juga akan meminta road map kepada pengurus Padel (PBPI), SEA Games seperti apa, Asian Games seperti apa, Olimpiade seperti apa,” kata Erick, Selasa 2 Desember 2025 dikutip Antara.

img_title Turnamen Perdana Nikavata Sports Lab, Harlin E. Rahardjo Bidik Masa Depan Pickleball Indonesia

Erick menegaskan bahwa seluruh cabang olahraga, termasuk yang masih berkembang seperti padel, harus memiliki peta jalan yang terstruktur. Ia menjelaskan bahwa pendekatan Kemenpora ke depan bukan lagi sekadar diskusi, melainkan harus berbasis data, target, dan progres yang terukur.

Menpora Erick Thohir (kiri) dan pengurus PBPI

Photo :
  • Antara

img_title Terpopuler: Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik 31 Tingkat, 3 Pemain Keturunan Dinaturalisasi untuk Piala Dunia

Menurut Erick, hal yang sama juga ia sampaikan dalam pertemuan sebelumnya dengan sejumlah federasi olahraga besar seperti Akuatik Indonesia dan Angkat Besi. Para ketua umum diminta menyiapkan peta jalan yang konkret sebagai bagian dari reformasi pembinaan olahraga nasional.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah akan segera melakukan revisi Desain Besar Olahraga Nasional atau DBON. Salah satu poin penting dalam revisi tersebut adalah penerapan sistem promosi dan degradasi untuk 21 cabang olahraga unggulan nasional.

Dengan mekanisme baru ini, cabor yang mampu memberikan prestasi luar biasa dapat naik menjadi cabor unggulan, sekaligus menggantikan cabor yang stagnan atau merosot prestasinya. Erick mengatakan padel berada pada posisi yang menarik dalam dinamika tersebut.

“Ini kesempatan, kan belum masuk unggulan. Kita bocorkan saja, kan belum masuk padel ke dalam cabang unggulan,” tegas Erick.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, Erick menilai padel memiliki potensi untuk bersinar di level Asia hingga Olimpiade jika dikelola dengan visi yang tepat. Ia meminta PBPI membuktikan keseriusan itu melalui roadmap yang detail dan realistis.

“Kami di Kemenpora tidak lagi mengandalkan omong-omong, semua itu harus ada data, target, seperti apa,” Yakin Erick.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut