Ini yang Dibutuhkan dari Balap Ketahanan

Balap ketahanan 6 jam di Mandalika
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, VIVA – Balap ketahanan menuntut lebih dari sekadar kecepatan mobil dan kemampuan pembalap. Konsistensi performa, strategi tim, serta ketahanan teknis menjadi elemen krusial untuk bertahan hingga garis finis.

img_title MotoGP Mandalika 2026 Pecahkan Rekor Penonton, Erick Thohir Singgung Perpanjangan Kontrak

Hal tersebut tercermin dalam gelaran Pertamina 6 Hours Endurance Mandalika 2026 yang berlangsung pada 1 Februari 2026. Ajang ini digelar di Pertamina Mandalika International Circuit dengan format balap selama enam jam penuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim Razaiq Motorsport keluar sebagai pemenang setelah menuntaskan balapan berdurasi panjang tersebut. Kemenangan diraih lewat kombinasi kecepatan, konsistensi, dan strategi yang dijalankan sepanjang lomba.

img_title Lewat Program Apresiasi, BNI Boyong Nasabah Terpilih Nonton MotoGP 2026 dari Bukit 360 Mandalika

Tim ini diperkuat oleh empat pembalap lintas negara, yakni Rafi Thamrin dan Junus Danuatmojo dari Indonesia, serta Bradley Anthony dan Hayden Haikal dari Malaysia. Komposisi tersebut menuntut pembagian peran yang presisi agar ritme balap tetap terjaga.

Dalam balap ketahanan, performa mobil harus stabil dalam jangka waktu panjang. Oleh karena itu, peran engineer menjadi sama pentingnya dengan pembalap di balik kemudi.

img_title Mario Aji Terpuruk di Kualifikasi Moto2 GP Indonesia, Start dari Posisi ke-23

Chief Engineer Razaiq Motorsport, Wie Wie Rianto, menjelaskan bahwa pendekatan teknis menjadi perhatian utama sejak awal persiapan. “Karena ini balapan ketahanan, kami fokus pada penggunaan komponen dengan durabilitas tinggi,” ujarnya, dikutip dari keterangan resmi Rabu 4 Februari 2026.

Ia mencontohkan pemilihan sistem pengereman yang dirancang khusus untuk endurance. “Selama enam jam balapan, kami tidak melakukan penggantian brake pad,” kata Wie Wie.

Selain faktor teknis, balap ketahanan juga menuntut pemahaman lintasan yang detail. Tim melakukan track walk dan uji coba untuk memetakan area krusial yang memengaruhi ritme balap.

“Dari track walk, kami menentukan gaya mengemudi dan membagi strategi berdasarkan karakter masing-masing pembalap,” tambah Wie Wie. Data kecepatan dan konsistensi tiap pembalap kemudian diramu menjadi strategi balapan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Manajemen pit stop juga memegang peran vital dalam balap berdurasi panjang. Kesalahan kecil di pit lane dapat berdampak besar terhadap posisi di lintasan.

Team Manager Razaiq Motorsport, Kusuma Sembadha, menegaskan pentingnya koordinasi tim. “Sinergi tim mulai dari persiapan mobil, komposisi pembalap, hingga pit stop yang solid menjadi kunci hasil maksimal,” ujarnya.

Momen John Herdman kibarkan bendera finis di MotoGP Mandalika 2026

John Herdman Akui Tegang saat Kibarkan Bendera Finis di MotoGP Mandalika 2026: Terasa Seperti di GBK saat Extra Time

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman kibarkan bendera finis di MotoGP Mandalika 2026, Minggu (11/10/2026). Ungkap sensasi tegang bak ekstra time di GBK.

img_title
VIVA.co.id
12 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut