PB Akuatik Buka Jalan Diaspora Bela Indonesia

Kejurnas Akuatik 2026
Sumber :
  • Instagram @akuatikindo

Namun, PB Akuatik tidak ingin menjadikan status diaspora sebagai tiket otomatis menuju tim nasional. Prestasi dan kualitas tetap menjadi ukuran utama karena persaingan untuk masuk ke skuad Indonesia juga harus mempertimbangkan kemampuan atlet yang selama ini berkembang di dalam negeri.

img_title PB Akuatik Indonesia Ungkap Kondisi Adellia Usai Mundur dari Final Asian Games 2026

"Kami tidak mencari diaspora hanya karena mereka berada di luar negeri. Prestasinya harus menjanjikan," tegas Wisnu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Artinya, kebijakan dwi kewarganegaraan terbatas yang tengah diwacanakan pemerintah berpotensi membuka jalur baru bagi Indonesia, tetapi implementasinya tetap membutuhkan penyaringan yang ketat. Atlet diaspora yang diproyeksikan harus memiliki kemampuan untuk bersaing dan memberikan dampak nyata pada ajang seperti SEA Games, Asian Games hingga Olimpiade.

img_title Ketua Harian PB Akuatik Turun Langsung di AquaFit X Race, Ungkap Tantangannya

Pendekatan tersebut juga membedakan pencarian atlet diaspora dengan program naturalisasi atlet asing. PB Akuatik untuk sementara lebih memilih menggali potensi dari atlet yang memiliki hubungan darah dengan Indonesia.

"Untuk saat ini kami masih mencari mereka yang memiliki darah Indonesia," kata Wisnu.

img_title China Berlakukan Aturan Baru, Warga Makin Sulit Bepergian ke Luar Negeri

Menurutnya, masih terbuka kemungkinan terdapat talenta lain yang memiliki darah Indonesia tetapi belum teridentifikasi atau belum mendapatkan kesempatan untuk membela Merah Putih.

Di sisi lain, kebijakan tersebut tetap harus ditempatkan secara proporsional. Indonesia tidak bisa mengabaikan pembinaan atlet yang berkembang di dalam negeri hanya demi mengejar talenta dari luar negeri. Jika kualitas seorang diaspora belum mampu melampaui atau setidaknya menyamai atlet nasional yang tersedia, maka pemanggilannya ke tim Indonesia tentu harus dipertimbangkan lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wacana dwi kewarganegaraan terbatas sebelumnya muncul dalam pembahasan revisi Undang-Undang Kewarganegaraan. Pemerintah mengusulkan konsep tersebut untuk mengakomodasi diaspora yang memiliki keahlian maupun talenta yang dibutuhkan Indonesia.

Dalam konteks olahraga, kebijakan itu berpotensi memberikan pilihan baru bagi federasi untuk menjangkau atlet berdarah Indonesia yang sejak kecil menjalani pembinaan di negara lain. PB Akuatik kini tinggal menunggu bagaimana aturan tersebut dirumuskan dan sejauh mana ruang yang diberikan kepada cabang olahraga untuk memanfaatkannya. (Ant)

Shauna Krkalo Ukir Dua Rekor Dunia di SEAA Masters 2026

Dua Rekor Dunia Terlampaui di SEAA Masters 2026, Shauna Krkalo Ukir Sejarah di GBK

Krkalo Shauna Kathlee melampaui dua rekor dunia renang master di SEAA Masters 2026, pada nomor 50 meter gaya dada dan gaya bebas di Stadion Akuatik GBK, Jakarta.

img_title
VIVA.co.id
18 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut