Bukan Sekadar Kejar Garis Finis, Ajang Lari Ini Bawa Pesan untuk UMKM Perempuan
- Istimewa
VIVA – Ajang lari di Jakarta kembali menghadirkan konsep berbeda. Bukan hanya mengejar catatan waktu dan garis finis, peserta Amartha 10X Run 2026 nantinya bisa membawa pulang sayur-mayur hingga ikan cupang setelah menyelesaikan perlombaan.
Amartha 10X Run 2026 dijadwalkan berlangsung pada 6 September mendatang di Plaza Parkir Timur Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.
Ajang ini menghadirkan dua kategori, yakni 10K dan half marathon. Uniknya, panitia menyiapkan race village dengan konsep pasar tradisional yang menjadi salah satu daya tarik bagi peserta setelah menyelesaikan lomba.
Selain itu, suasana berbeda juga bakal terasa di sepanjang lintasan. Ibu-ibu dari masyarakat sekitar akan hadir memberikan semangat kepada para pelari.
Konsep tersebut sekaligus menggambarkan semangat ketangguhan perempuan pelaku UMKM di berbagai daerah yang terus berusaha mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Amartha 10X Run 2026 digelar bersama Indonesia Muda Road Runner (IMRR) dengan mengusung tema #WeGoBeyond.
Tema tersebut mengajak peserta melihat lari bukan sekadar tentang siapa yang paling cepat mencapai garis finis, tetapi juga mengenai keberanian untuk memulai, menjalani proses, dan melampaui batas diri.
SVP Growth & Marketing Amartha Financial, Sheldon Chuan, mengatakan semangat tersebut sejalan dengan perjalanan Amartha dalam mendampingi pelaku UMKM perempuan di Indonesia.
“Di Amartha, kami percaya setiap pencapaian adalah awal untuk mencapai level berikutnya,” ujar Sheldon.
Adapun rute perlombaan akan dimulai dan berakhir di kawasan Plaza Parkir Timur GBK.
Peserta kategori 10K dan half marathon akan melintasi Jalan Jenderal Sudirman hingga Bundaran HI. Khusus half marathon, rute diperpanjang menuju kawasan Senopati, Prapanca, dan Blok M sebelum kembali ke garis finis.
Panitia menetapkan batas waktu penyelesaian atau cut-off time selama dua jam untuk kategori 10K dan empat jam untuk half marathon.
Demi menjaga keselamatan peserta, IMRR menyiapkan pengamanan berlapis di sepanjang lintasan. Sebanyak delapan ambulans yang dilengkapi automated external defibrillator (AED) akan disiagakan.
Petugas medis juga ditempatkan setiap dua kilometer, sedangkan marshal tersedia setiap 100 meter, terutama di kawasan persimpangan.