Marc Marquez Dibayangi Kutukan Mandalika
- Antara
VIVA – Mandalika kembali menjadi panggung penting dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026. Grand Prix Indonesia akhir pekan (11/10/2026) ini tidak hanya menghadirkan persaingan antarpembalap, tetapi juga menjadi pertarungan besar antara Jorge Martin dan Marc Marquez yang hanya dipisahkan dua poin.
Martin saat ini berada di puncak klasemen, sedangkan Marquez terus menempel ketat setelah meraih hasil maksimal di MotoGP Jepang. Pembalap Ducati Lenovo Team itu berhasil mengamankan kemenangan Sprint dan balapan utama di Motegi, sehingga memangkas jarak dengan Martin menjadi hanya dua poin.
Situasi tersebut membuat MotoGP Mandalika memiliki arti sangat besar dalam perebutan gelar.
Namun, ada satu fakta yang membuat posisi Marquez sedikit berbeda. Mandalika selama ini bukan trek yang bersahabat untuk pembalap asal Spanyol tersebut.
Sejak Sirkuit Mandalika masuk kalender MotoGP pada 2022, Marquez belum pernah menyelesaikan balapan utama Grand Prix Indonesia. Bahkan, dalam dua kunjungan sebelumnya, ia harus meninggalkan Lombok dengan cedera setelah mengalami insiden.
Pada 2022, Marquez mengalami kecelakaan highside pada sesi pemanasan yang membuatnya harus absen. Setahun kemudian, ia kembali gagal mendapatkan hasil maksimal setelah mengalami sejumlah insiden.
Pada 2024, Marquez sempat menunjukkan kecepatan dengan finis ketiga dalam Sprint dan mengumpulkan tujuh poin. Namun, masalah teknis membuatnya gagal menyelesaikan balapan utama.
Musim lalu, situasinya kembali mengecewakan. Marquez terlibat insiden dengan Marco Bezzecchi pada lap pertama yang mengakhiri akhir pekannya di Mandalika.
Catatan tersebut membuat Marquez datang ke Indonesia dengan misi ganda. Ia tidak hanya ingin menjaga peluang juara dunia, tetapi juga mematahkan rekor buruknya di Mandalika.
"Saya belum pernah menuntaskan balapan di sana. Saya memang agak kurang beruntung," kata Marquez.
Di sisi lain, Martin memiliki pengalaman positif di Mandalika. Pembalap Aprilia tersebut pernah memenangkan balapan di trek Lombok pada 2024.
Dengan jarak hanya dua poin, setiap kesalahan dapat mengubah posisi klasemen.
MotoGP Mandalika pun berpotensi menjadi salah satu balapan paling menentukan dalam perburuan gelar juara dunia 2026.