BNI dan Perjalanan Panjang Melahirkan Juara Bulutangkis Indonesia

Tim bulutangkis beregu putra Indonesia meraih emas pertama di Asian Games 2026
Sumber :
  • Instagram/pbsi_official

VIVA – Dukungan berkelanjutan terhadap pembinaan atlet menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga prestasi bulu tangkis Indonesia di level internasional.

img_title Prabowo Beri Bonus Buat Atlet Asian Games dan Para Games Total Rp158,3 Miliar

Hal ini tercermin dari keberhasilan tim Merah Putih meraih enam medali pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antara atlet, federasi, pemerintah, dan mitra strategis, termasuk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim bulu tangkis Indonesia menutup perjuangan di Asian Games 2026 dengan raihan dua medali emas, satu perak, dan tiga perunggu dari nomor beregu maupun perorangan. Capaian tersebut menjadi hasil dari proses panjang pembinaan serta kerja kolektif berbagai pihak di balik perjuangan para atlet.

img_title Prabowo Kasih Bonus Atlet Peraih Emas hingga Perunggu pada Asian Games dan Para Games 2026

Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Muhammad Fadil Imran, menyampaikan apresiasi tersebut dalam acara Syukuran dan Apresiasi Tim Bulu Tangkis Indonesia di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (7/10/2026).

Fadil menegaskan, keberhasilan atlet meraih medali tidak terlepas dari kontribusi banyak pihak yang bekerja di balik layar. Selain atlet dan pelatih, ada tim performa dan sport science, tenaga medis, psikolog, ahli nutrisi, fisioterapis, video analyst, serta staf Pelatnas PBSI yang mendukung proses persiapan hingga pertandingan.

img_title Harlin Rahardjo Sebut Jakarta Jadi Barometer Pembinaan Akuatik Indonesia

"Yang kita rayakan bukan hanya enam medali, tetapi perjuangan dan kerja seluruh orang di balik medali tersebut. Masih ada pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan karena perjalanan kita masih panjang," ujar Fadil.

Menurut Fadil, capaian di Asian Games 2026 bukanlah akhir dari perjalanan bulu tangkis Indonesia. PBSI masih harus melanjutkan pembinaan dan meningkatkan kualitas atlet untuk menghadapi agenda internasional berikutnya, termasuk Olimpiade Los Angeles 2028.

"Karena perjalanan kita masih panjang, Asian Games bukan tujuan akhir. Ada target besar yang sudah kita siapkan menuju Olimpiade Los Angeles 2028," katanya.

BNI Dukung Pembinaan dari Atlet Muda hingga Elite

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menilai pencapaian tim bulu tangkis Indonesia menunjukkan pentingnya kesinambungan pembinaan dan kolaborasi jangka panjang dalam membangun prestasi olahraga.

"Prestasi seperti ini lahir dari proses yang panjang. Karena itu, BNI melihat pembinaan yang konsisten, kualitas tim pendukung, serta kesempatan bertanding sebagai bagian penting dalam menjaga keberlanjutan prestasi bulu tangkis Indonesia," ujar Okki.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut