Mengenaskan, Kondisi Atlet Balap Sepeda Asian Games Korban Tabrakan

Kondisi sepeda Hari Fitrianto usai kecelakaan
Sumber :

VIVA – Nasib tragis menimpa Hari Fitrianto. Bukan hanya mengubur mimpinya tampil di Asian Games 2018, namun juga terancam pensiun lebih cepat dari arena balap sepeda setelah  menjadi korban tabrakan  di Tanjakan Emen,  Subang Jawa Barat, 6 Juli 2018. 

Kisah Inspiratif Jonatan Christie, Atlet Bulutangkis yang Bangun Masjid dari Dana Bonus Asian Games

Saat ini, Hari harus bolak balik ke rumah sakit untuk memeriksakan kondisi kesehatan ditemani istrinya, Dahlan Rosyida yang juga atlet balap. Pembalap berusia 32 tahun mengalami luka parah di bagian punggung dan matanya. 

"Hasil MRI terbaru ada tiga tulang punggung belakang yang patah. Saat MRI di rumah sakit Bandung cuma satu, sekarang tiga," ucap Dahlina di Rumah Sakit National Hospital, Surabaya. 

17 Atlet Indonesia Pastikan Tiket ke Olimpiade 2024, Berikut Daftarnya

Sementara,  kondisi mata kiri yang sebelumnya tak bisa melihat kini sudah mulai pulih. Namun butuh waktu untuk menormalkan kembali lantaran belum bisa melihat dengan sempurna. 

"Untuk melirik ke kanan sudah bisa ke depan juga normal, tapi melirik ke kiri masih ada bayangan. Harus pelan-pelan untuk menormalkan kembali kata dokternya, " ujarnya.   

Indonesia Berpeluang Kirim Atlet Balap Sepeda ke Olimpiade 2024

Saat disinggung, kemungkinan Hari bisa kembali tampil di ajang balap sepeda, Dahlina tak kuasa meneteskan air mata. Ternyata, dokter mengatakan kemungkinan butuh waktu minimal satu tahun memulihkan kondisinya. 

"Jadi ingin nangis, dokter bilang kalau memang tiga tulang itu patah, sekitar satu tahun pemulihannya. Sekarang  masih konsentrasi memulihkan kondisinya belum berpikir bisa balapan lagi atau tidak, " ujarnya meneteskan air mata. 

Yang pasti saat ini, peraih medali emas PON Jatim 2004 itu, tidak hanya tergusur dari Asian Games, tapi juga tidak bisa memperkuat klubnya di berbagai ajang balap sepeda. 

"Dia masih terikat kontrak dengan klub untuk tiga bulan ke depan. Tour de Ijen dan beberapa even lain dipastikan tidak bisa ikut, " ucapnya. 

Seperti diketahui pada 6 Juli 2018, Hari Fitrianto ditabrak mobil di Tanjakan Emen, Subang, Jawa Barat. Mobil yang melaju kencang itu sebelumnya menabrak pengendara lain sebelum menghantam tubuh Hari. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya