Rossi Tak Bernafsu Mengejar Poin Dovizioso

Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi.
Sumber :
  • twitter.com/yamahamotogp

VIVA – Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, tidak begitu yakin dapat meraih hasil yang positif di tiga balapan terakhir MotoGP musim ini. Menurutnya, performa motornya tak akan mengalami perubahan yang berarti pada tiga seri tersebut. 

img_title Marc Marquez Bikin Pengakuan Mengejutkan, Gelar Juara Dunia ke-10 Ternyata Bukan Lagi Prioritas

Usai Marc Marquez menyegel trofi juara dunia pada MotoGP Jepang, akhir pekan kemarin, perhatian kini bakal tertuju pada persaingan perebutan posisi kedua antara Andrea Dovizioso melawan Rossi. Kedua pembalap tersebut saat ini hanya berselisih sembilan poin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perubahan peringkat berpotensi terjadi di tiga seri tersisa, yakni pada balapan di Australia, Malaysia, dan Valencia. Namun, Rossi terlihat tak terlalu bernafsu untuk menggeser posisi Dovizioso karena kondisi Yamaha saat ini sangat tidak memungkinkannya untuk melanjutkan persaingan.

img_title Terpopuler: Cerita Motor Rossi, Pemesanan MG5 EV, dan Pengujian EV

"Inilah potensi yang kami miliki. Menjadi hal yang sia-sia, jika kami berharap mengejar Ducati, kecuali di Philip Island (Australia) karena trek tersebut sangat indah," kata Rossi, seperti dikutip dari La Gazetta dello Sport.

Pada saat balapan di Sirkuit Motegi, Rossi sebenarnya meraih hasil yang cukup baik. Meski, start dari urutan ke-9, akan tetapi pembalap asal Italia itu mampu finis posisi keempat.

img_title Cerita di Balik Motor Cadangan Valentino Rossi di Mandalika

Menurutnya, posisi keempat merupakan hasil terbaik yang bisa ia raih di Motegi. Rossi mengakui bahwa tunggangannya tak sanggup bersaing dengan motor milik Cal Crutchlow dan Alex Rins yang finis di posisi kedua serta ketiga. 

Marc Marquez Ducati Lenovo

Marc Marquez Disebut Jauh Lebih Cepat dari Valentino Rossi, Jorge Martinez Bongkar Perbedaannya

Marc Marquez disebut jauh lebih cepat dari Valentino Rossi oleh Jorge Martinez. Simak perbedaan gaya balap, mentalitas, dan keunggulan dua legenda MotoGP ini.

img_title
VIVA.co.id
22 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut