Operator MotoGP Masih Tunggu Proposal Indonesia

Kepala Eksekutif Dorna, Carmelo Ezpeleta
Sumber :
  • Autoevolution.com

VIVA.co.id – Hasrat Indonesia untuk menjadi salah satu tuan rumah gelaran MotoGP semakin terbuka lebar. Sebab, Carmelo Ezpeleta selaku bos operator MotoGP (Dorna) memberi sinyal positif.

img_title Comeback Spektakuler Jorge Martin, Marc Marquez Takluk di Sprint MotoGP Austria

Dalam wawancara dengan Bike Sports News, Carmelo mengungkapkan pentingnya pasar Asia untuk MotoGP. Karena itulah, dia masih bersikeras mencari negara Asia yang mau menjadi tuan rumah ajang adu kebut balap motor paling bergengsi di dunia tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"(Asia) sangat penting bagi kami, karena di negara-negara Asia penjualan motor sangat banyak. Sirkuit di Thailand sudah teruji karena dipakai untuk Kejuaran Dunia Superbike. Dan kami sangat tertarik dengan Indonesia," ujar Carmelo.

img_title Helm AGV Pista GP R3 Diperkenalkan di MotoGP 2026

Indonesia pernah santer dikabarkan akan menjadi tuan rumah MotoGP pada 2017 mendatang. Akan tetapi mimpi tersebut sirna karena Sirkuit Internasional Sentul yang diajukan sebagai tuan rumah gagal memenuhi ekspektasi Dorna.

Meski begitu, Dorna yang telah melakukan banyak perbincangan dengan pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga masih menunggu inisiatif lain. Menurutnya, asal ada alternatif sirkuit baru, kemungkinan besar MotoGP Indonesia akan terwujud.

img_title Mematahkan Kutukan MotoGP Mandalika

"Kami memiliki kerjasama dengan pemerintah, masalahnya saat ini tidak ada sirkuit yang tersedia. Kami butuh menemukan sirkuit. Tak mungkin menggelar MotoGP jika di sana tidak memiliki standar keamanan," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah Sirkuit Internasional Sentul kehilangan kesempatan, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mencoba maju. Mereka mengajukan proposal pembangunan sirkuit di kawasan Jakabaring Sports City.

Keseriusan Pemprov Sumsel ditunjukan dengan kerja cepat. Mereka sudah menghubungi desainer sirkuit kenamaan, Herman Tilke untuk membuat rancangan. Terakhir, master plan yang dibutuhkan sebagai syarat utama mencalonkan diri sebagai tuan rumah sudah rampung dikerjakan.

Pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama

Kata Veda Ega Usai Bawa Pulang Tiga Poin dari Moto3 Austria

Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, harus menerima hasil kurang maksimal pada Moto3 Austria 2026. Sempat bersaing di posisi empat besar, Veda akhirnya finis ke-13 setel

img_title
VIVA.co.id
21 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut