Lorenzo Bantah Tak Patuhi Team Order Ducati

Jorge Lorenzo.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf

VIVA.co.id – Jorge Lorenzo membantah tidak mematuhi perintah tim atau team order Ducati pada balapan MotoGP Malaysia, Minggu 29 Oktober 2017. Pembalap asal Spanyol itu mengaku sedang konsentrasi dan tak melihat kode di dashboard.

img_title Jorge Lorenzo Terkejut Lihat Marc Marquez Sekarang: Gaya Balapnya Jadi...

Pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Sepang, Lorenzo berhasil memimpin jalannya balapan sejak lap ke-9. Dia terus dibuntuti oleh rekan setimnya yang tengah berjuang dalam perebutan gelar juara dunia, Andrea Dovizioso.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dovizioso harus bisa memenangkan balapan, bila tak ingin Marc Marquez juara dunia. Hingga akhirnya, Lorenzo mendapat pesan 'Mapping 8' pada dashboardnya, yang diduga merupakan kode team order.

img_title Marc Marquez Bukan Sekadar Juara, Dominasi 2025 Disebut Mengubah Wajah MotoGP

Di mana, Lorenzo harus memberikan jalan kepada Dovizoso agar memimpin balapan. Namun, eks pembalap Movistar Yamaha tersebut mengabaikan pesannya.

Namun pada akhirnya, Dovizoso berhasil merebut posisi pertama dan keluar sebagai pemenang usai berhasil menyalip Lorenzo yang nyaris terjatuh di Tikungan 15 pada Lap 16. Lorenzo sendiri mengaku tidak melihat kode dari Ducati.

img_title Lorenzo Kaget Lihat Kekuatan Aprilia: Marquez Bakal Makin Ganas di MotoGP 2026

"Sejujurnya saya tak melihat apa-apa. Saya sangat fokus pada tikungan berikutnya karena konsentrasi tak boleh buyar dalam hujan. Saya kehilangan konsentrasi di Misano dan Anda sudah tahuapa yang terjadi selanjutnya (Lorenzo jatuh saat memimpin). Anda tahu persis saya akan bilang kalau memang melihatnya. Tapi saya tidak melihatnya. Baru di parc ferme mereka bilang ke saya sudah mengirim pesan itu," ujar Lorenzo, seperti dilansir Autosport.

Kemenangan Dovizoso sukses membuat Marquez gagal mengunci gelar juara di Malaysia. Sebab, pembalap asal Spanyol tersebut harus puas finis di posisi keempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kendati tak bisa naik podium, Marquez tetap unggul 21 poin dari Doviozo yang berada di posisi kedua klasemen. Alhasil, perburuan gelar juara dunia antara Marquez dan Dovizioso bakal ditentukan di Valencia pada 12 November 2017.

"Dalam situasi seperti ini saya sendiri sudah tahu apa yang harus dilakukan tanpa perlu ada yang memberi tahu lagi. Saya tahu titel juara dunia penting jika saja nantinya Marquez jatuh, saya tahu ia ada di posisi keempat atau kelima," kata Lorenzo. (ren)

Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez

Marc Marquez Bicara Pensiun dari MotoGP, Asal Satu Syarat Ini Terpenuhi

Marc Marquez mengaku siap pensiun dari MotoGP asalkan tak mengalami cedera lagi. Juara dunia 2025 itu juga menyebut Jorge Lorenzo sebagai rival terberatnya.

img_title
VIVA.co.id
12 Maret 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut